Panjat Tebing Lumbung Medali Babel

Farina Kembali Dulang Emas | Farina: Memang Targetkan Empat Emas

Atlet putri Panjat Tebing Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Farina Handayani berhasil mendulang emas untuk ke empat kalinya, setelah  berhasil menjadi yang tercepat dalam kategori Speed Classic Perorangan di arena Panjat Tebing, Pangkalan Baru Kabupaten Bangka Tengah, Rabu (18/11). 

Usai menoreh emas keempat, Farina di hadapan wartawan harian ini tidak mampu menyembunyikan perasaan bahagianya. "Alhamdulillah saya sangat bahagia dengan emas ke empat ini.  Apalagi tadi disaksikan ibu dan adik saya. Alhamdulillah saya dari awal emang menargetkan empat emas,'' tutur Farina.

Disingggung soal  Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX tahun 2016 di Jawa Barat, Mahasiswi semester akhir Perguruan Tinggi Bangka (Pertiba) ini kembali berharap mampu mendulang medali bagi Negeri Serumpun Sebalai. Untuk itu, Ia meminta perhatian penuh dari pemerintah daerah bagi cabang yang telah mampu menyumbang 8 emas ini.

"Harapan kami untuk PON nanti, nasib atlet panjat tebing lebih diperhatikan lagi,'' harapnya.
Pelatih  Panjat Tebing Babel Nove Norisanto merasa optimis bisa meraup emas sebanyak-banyaknya dari 7 emas tersisa yang diperebutkan.  "Sejauh ini alhamdulillah panjat tebing Babel optimis mendulang emas. Sampai hari ini 8 emas 2 perak 2 perunggu. Jadi untuk merebut emas tersisa kita tetap mengkondisikan atlet agar tetap dan fit bertanding," yakinnya kepada harian ini, Rabu (18/11).

Untuk itu, Nove pun merasa yakin Laskar Serumpun Sebalai akan juara umum cabang olahraga panjat tebing. "Kita optimis bisa menjadi juara umum panjat tebing dalam Porwil kali ini," imbuhnya.

Disinggung mengenai persiapan tim panjat tebing Babel jelang PON, Nove mengatakan belum mau berkomentar banyak. Menurutnya, anak asuhnya saat ini hanya fokus terhadap sisa pertandingan Porwil.  "Kita saat ini belum bisa berbicara banyak, kita lihat saja nanti," ujarnya.

Nove berharap Pemerintah Daerah (Pemda) lebih memperhatikan nasib atlet yang telah memperjuangkan  nama Babel di kancah nasional.  "Harapan kami mohon perhatian terhadap atlet, diperjuangkan hak-hak atlet. Perhatian selama ini kurang, kita selama ini waktu latihan berdebu- debu tidak ada yang datang, sekarang petinggi banyak datang saat dapat emas, sebelumnya gak ada yang datang,'' tukasnya.

Kemenangan ke-empat Farina kemarin, sekaligus menambah koleksi emas Babel menjadi 8 di cabang panjat tebing.  Sedangkan atlet panjat tebing putri Babel lainnya, Reni, menoreh medali perunggu dikategori Speed Classic Perorangan.

 

Silat, Rindu Sabet Perunggu

Pesilat Tuan Rumah Bangka Belitung Rindu Amelia berhasil menoreh satu-satunya medali bagi cabang beladiri tanah air ini dalam pertarungan perebutan perunggu di Kampus AMIK ATMA Luhur, Pangkalpinang Rabu (18/11) kemarin.

Penampilan apik Rindu di Kelas D diatas 60 Kg - 65 Kg , membuat dirinya jumawa dihadapan lawan dan mampu menyelamatkan muka tuan rumah dengan medali. Di pertarungan sebelumnya honorer di Pemkot Pangkalpinang mampu mengalahkan pesilat Sumsel dengan skor jurror 5-0.

Sementara itu, dihari yang sama tim sepak takraw putri Babel juga mampu mempersembahkan perunggu. Perunggu lainnya juga mampu disemat Reni dalam cabang panjat tebing dikategori Speed Classic Perorangan.

 

Masih di Tiga Besar

Hingga tadi malam, Provinsi Riau masih terlalu perkasa dalam perolehan medali sementara dengan 30 Emas, 27 Perak, dan    16 Medali Perunggu.  Diikuti kemudian dengan Sumatera Selatan dengan 23 Emas, 20 Perak, dan 21 Perunggu.  Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) masih diperingklat ketiga dengan 17 Emas, 14 Perak dan 17 Medali Perunggu.  di bawah Babel ada  Provinsi Sumatera Utara dengan 15 Emas, 8 Perak,  dan 26 Perunggu.  Disusul selanjutnya  Provinsi Sumatera Barat dengan perolehan edali sementara 13 Emas, 15 Perak, dan 21 Perunggu (Selengkapnya lihat grafis). (fiz/raf)

Sumber: 
PB Porwil
Penulis: 
fiz/raf