Parhan Disarankan Wujudkan Program Bermanfaat Bagi Rakyat

Muntok – Rustam Effendi Gubernur Kepulauan Bangka Belitung menyarankan agar Parhan Ali Bupati Bangka Barat mewujudkan program yang bermanfaat bagi rakyat. Tentunya pemerintah tidak bisa merealisasikan sejumlah program tersebut tanpa bantuan stakeholders dan masyarakat. Sehingga diharapkan masyarakat dan pihak-pihak terkait di Bangka Barat secara bersama mewujudkan rencana pembangunan.

“Tingkatkan kebersamaan, terutama dalam hal membangun perekonomian yang sedang lesu. Kemajuan Kabupaten Bangka Barat akan berdampak terhadap kemajuan kabupaten lainnya. Dan kemajuan tersebut juga menjadi kemajuan bagi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung,” kata Gubernur saat Sertijab Penjabat Bupati Bangka Barat kepada Parhan Ali Bupati dan Markus Wakil Bupati Bangka Barat Periode 2016-2021, di Gedung Majapahit, Peltim, Muntok, Rabu (23/3/2016).

Selain itu, Gubernur berpesan agar bupati terpilih segera menjalankan APBD yang sudah disahkan. Jika terdapat program pembangunan lain yang ingin dijalankan, dapat dimasukan saat pendahuluan perubahan APBD. Kendati harus berujung di Mahkamah Konstitusi (MK), pelaksanaan pilkada di Kabupaten Bangka Barat telah berjalan lancar,. Namun apa yang dihasilkan dari pilkada tersebut sudah sesuai kehendak masyarakat.

“Bupati terpilih bukan hanya punya aura pemimpin, tetapi juga merupakan pemimpin yang diharapkan masyarakat. Hal tersebut terlihat begitu banyak masyarakat menghadiri kegiatan serah terima jabatan ini. Selain itu, Pak Parhan sudah mempunyai pengalaman di birokrasi,” ungkapnya.

Sementara Sudirganto mantan Penjabat Bupati Kabupaten Bangka Barat mengatakan, mulai dilantik sebagai penjabat bupati tanggal 7 Desember 2015 lalu, hingga saat ini sudah sekitar 107 hari menjalankan tugas pemerintahan di Kabupaten Bangka Barat. Selama bertugas berhasil memfasilitasi pilkada hingga berjalan aman dan lancar. Tak hanya itu, sebab aparatur pemda juga mampu menjaga netralitas selama pelaksanaan pilkada.

“Terdapat sebanyak 32 SKPD dengan 4000 an aparatur di Kabupaten Bangka Barat, namun tidak satupun aparatur mendapatkan sanksi dikarenakan tidak netral ketika pelaksanaan pilkada. Semua aparatur dapat menjaga netralitas. Pelaksanaan P3D juga telah dikoordinasikan dengan baik ke pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat. Selama memimpin, terdapat sembilan reperda telah disahkan menjadi perda,” jelasnya.

Sedangkan Parhan Ali bertekad ingin melakukan perubahan dengan semangat yang cerdas. Selain itu berjanji melakukan perbaikan demi perbaikan, sehingga berdampak terhadap multi efek pembangunan. Upaya merealisasikan hal tersebut yaitu, menjalankan pemerintahan secara konsisten dengan melibatkan peran serta masyarakat. Sebab pemerintah daerah tidak mampu melakukan pembangunan sendiri. Tentunya keterlibatan pemerintah provinsi juga sangat dibutuhkan.

“Perlu bersatu untuk melaksanakan program pembangunan. Aparatur pemerintah juga harus dapat bekerja dengan baik sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing. Hal ini diharapkan dapat menciptakan pemerintahan yang kuat,” tegasnya.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Rizky Fitrajaya/Huzari
Fotografer: 
Rizky Fitrajaya
Editor: 
Huzari | Adi Tri Saputra