Pariwisata Sektor Strategis Pengganti Penambangan Timah

Pangkalpinang – Kendati Provinsi Kepulauan Bangka Belitung kaya sumber daya alam mineral timah, namun ke depan sektor ini tak lagi menjadi andalan. Pasalnya pemerintah akan mengedepankan sektor pariwisata untuk membangkitkan perekonomian daerah.

Menurut Rustam Effendi Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, daerah ini merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang memiliki sumber daya alam cukup banyak. Terutama untuk sektor pertambangan, khususnya tambang timah. Perkembangan usaha tambang timah merupakan tolak ukur kemajuan ekonomi. Namun saat ini pengembangan sektor pertambangan menemui banyak kendala.

Berangkat dari persoalan tersebut, jelasnya, ke depan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berupaya mengembangkan sektor pariwisata. Tentunya untuk mengembangkan sektor ini harus didukung infrastruktur yang layak. Salah satunya memerlukan energi listrik cukup besar.

“Oleh karena itu, ke depan diharapkan agar energi listrik di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dapat mengakomodir semua kebutuhan hidup masyarakat,” ungkapnya saat membuka Dialog dan Audiensi Kunjungan Kerja Ketua DPD RI beserta rombongan ke Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Jumat (6/3/2015).

Namun dengan adanya pergeseran sektor andalan dari pertembangan ke sektor pariwisata berdampak terhadap melemahnya pertumbuhan ekonomi. Ia menegaskan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengalami defisit cukup tajam dalam industri pertambangan, dan ini berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat. Sementara untuk mengembangkan sektor pariwasata, kebutuhan energi listrik di Bangka Belitung belum memadai.

“Hal ini menjadi perhatian serius pemerintah provinsi. Melalui dialog dan audiensi ini diharapkan dapat memberikan berbagai solusi terhadap semua permasalahan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ini,” harapnya.

Penyelenggaraan kegiatan dialog dan audiensi ini merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan kinerja penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan dan pelayanan masyarakat. Kegiatan ini sangat penting, sebab dapat menjaga transparansi dan keterbukaan pelaksanaan pemerintahan serta mempererat hubungan pemerintah pusat dan daerah.

“Hubungan antara pemerintah pusat dan daerah harus sinergitas, sehingga tercipta good governance yang dicita-citakan. Pemerintahan tidak akan berjalan dengan baik apabila hubungan antara pusat dan daerah tidak terjaga dengan baik," ujarnya.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Suci Lestari
Fotografer: 
Fajrina
Editor: 
Huzari