Pastikan Petani Terima Bibit Tanaman Berkualitas

Air Anyer – Hidayat Arsani Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung yakin petani mampu memenuhi kebutuhan hasil pertanian untuk masyarakat Bangka Belitung. Namun langkah tersebut harus mendapat dukungan penuh dari pemerintah, terutama dalam hal penyaluran bantuan pengadaan bibit tanaman. Sebab masyarakat petani harus dipastikan mendapat bibit berkualitas.

“Agar hasil pertanian tidak lagi didatangkan dari luar, petani di Bangka Belitung harus lebih giat,” harap Wagub saat acara Dialog Pemuda Nata’k Kampung dengan tema “Membangun Bangka Bermartabat melalui Pemuda yang Aspiratif, Solutif, Inovatif dan Kreatif,” digelar KNPI Bangka, di Desa Air Anyer, Minggu (26/4/2015).

Banyak hasil pertanian didatangkan dari luar. Padahal kondisi tanah di Bangka Belitung cukup subur, dan hampir semua tanaman dapat tumbuh. Wagub mengatakan, Dinas Pertanian, Perkebunan dan Peternakan harus bekerja lebih keras dan serius dalam memberi bantuan bibit tanaman. Jangan sampai bibit tanaman yang diberikan kepada masyarakat, setelah ditanam tidak membuahkan hasil.

Jika sumber daya manusia sudah hebat, Bangka Belitung tentunya mampu memenuhi kebutuhan hasil pertanian dan perkebunan dari hasil produksi sendiri. Ia menambahkan, untuk itu masyarakat harus sehat, pintar dan beriman. Jika masyarakat dan aparatur pemerintah telah memiliki tiga hal tersebut, maka banyak hasil yang akan didapatkan.

“Kita harus membersihkan diri dari tindakan korupsi. Sehingga ketika memberi bantuan bibit tanaman, merupakan bibit berkualitas baik,” jelasnya pada kegiatan yang disiarkan langsung oleh RRI Sungailiat tersebut.

Ia mencontohkan, bibit sawit bagus hanya membutuhkan waktu tiga tahun sudah berbuah. Jika dalam rentang waktu tersebut tanaman sawit tidak berbuah, penyalur bibit atau pembenihan dapat dikomplain. Cukup banyak bantuan bibit sawit yang diterima masyarakat namun tidak membuahkan hasil, begitu juga dengan bibit karet.

Tak hanya itu, sebab penyaluran bantuan juga harus lebih selektif. Wagub mengingatkan, jangan sampai bantuan diberikan kepada warga tidak mengerti untuk mengelolah bantuan. Seperti bantuan sapi, hendaknya diberikan kepada masyarakat peternak. Sehingga sapi tersebut dapat berkembang biak dan berdampak terhadap kesejahteraan masyarakat.

Menyinggung mengenai peran pemuda Bangka Belitung, Wagub berharap pemuda jangan mengandalkan proposal. Jika sudah mengandalkan proposal, dapat membuat pemuda menjadi malas. Jadi sudah seharusnya pemuda menunjukan kerja keras, keberanian, ketegasan ikut serta membangun daerah. Jangan sampai muncul persepsi pemuda loyo, tidak mempunyai semangat.

“Pemuda merupakan generasi penerus. Sebagai organisasi pemuda, KNPI harus dapat mengawasi anggaran pemerintah. Jika pemuda melakukan fungsinya, insya Allah negeri ini akan bagus,” jelasnya.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Surianto | Huzari
Fotografer: 
Surianto
Editor: 
Huzari