Pelaku UMKM Harus Pelajari Ilmu Kepribadian Untuk Ciptakan Personal Branding

PANGKALPINANG – Penting untuk memahami konsumen baik, tidak hanya dari sisi fisik tapi juga dari sudut psikis. Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Melati Erzaldi membuka Pelatihan Kewirausahaan Bidang Pengembangan Kepribadian Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Tahun Anggaran 2021, Selasa (08/06/21) di Balai Koperasi UMKM Babel. 

"Selamat menjalankan rangkaian pelatihan, semoga bertambah ilmunya. Komunikasi bukan hanya secara langsung, tetapi juga bagaimana komunikasi baik digunakan dalam menjual secara online di berbagai media sosial," tegas Melati Erzaldi saat membuka pelatihan. 

Keberadaan Ketua Melati Erzaldi di sini, diakuinya untuk melihat dan membuka langsung pelatihan ini. Ilmu kepribadian bagi pelaku UMKM penting menurutnya, karena UMKM adalah sektor yang mendongkrak ekonomi bangsa. 

Perhatian serius diberikan tidak hanya bagaimana cara mengembangkan usaha, memikirkan pemasaran saja, tetapi juga memiliki kepribadian tangguh serta mental tinggi agar produk UMKM bisa bersaing, dipasarkan hingga ke pasar nasional maupun internasional. 

Disampaikannya, bahwa kegiatan seperti ini merupakan bentuk perhatian Bapak Gubernur Erzaldi bersama Dinas Koperasi UMKM Babel, agar UMKM dan Ekonomi Kreatif di Babel terus berkembang. 

Pendampingan Dinas Koperasi UMKM terhadap UMKM kali ini berbeda. Ketua Melati sangat mengapresiasi. Di pelatihan ini, para pelaku UMKM sebagai pelaku usaha harus bisa menciptakan personal branding yang berdaya jual melalui komunikasi dengan meninggalkan kesan yang baik terhadap konsumen. 
"Ilmu ini akan didapatkan hari ini, Mule dari OK OCE Indonesia dan narasumber lain dari UPTD Balai Koperasi UMKM akan memberikan materi kepada seluruh peserta," ungkanya. 

Terhitung 8-12 Juni 2021 materi pelatihan kewirausahaan yang akan diberikan diantaranya mengenali hambatan mental dalam berbisnis, tehnik terapi menghancurkan hambatan mental, dan komunikasi penjualan. 

Di Babel, sudah menjadi program rutin dalam pendampingan yang dilakukan tuntas untuk pelaku UMKM hingga kali ini personal branding pelaku usahanya juga dilatih. Pelaku UMKM kali ini akan dilatih bermental tangguh, menyenangkan tanpa harus mengeluh. 

Hadir dalam pembukaan pelatihan, Kepala Dinas Koperasi UMKM Babel, Yulizar dan Kepala UPTD Balai Latihan Koperasi dan UMKM Babel, Fitri yulianti sekaligus ketua panitia acara. 

Pada kesempatan ini, Ketua Melati juga mengingatkan kerapian produk, tidak hanya mengandalkan kualitas produknya saja, tapi juga mengingatkan bahwa protokol kesehatan harus tetap ketat dijalankan. Peserta yang menjadi target pelatihan merupakan pelaku UMKM se-Babel.


Jalinan Kerja Sama Pemprov. Babel dan OK OCE

Pemprov Babel sudah sejak tahun lalu memiliki kerjasama dengan OK OCE Indonesia. 
Apresiasi untuk Dinas Koperasi UMKM Babel disampaikan oleh Ketua Melati atas pendampingan terhadap UMKM di Babel. Selain sebagai Ketua Dekranasda, Melati Erzaldi yang juga sebagai Ketua Pembina Gerakan Ekonomi Kreatif (Gekraf) Babel yang memiliki 17 sub sektor yang salah satunya adalah produk makanan. 

"Harapannya melalui berbagai kerja sama dan gerakan-gerakan nasional, pasar ekonomi kreatif lokal Babel tidak hanya ke pasar nasional tetapi juga internasional," ungkap Ketua Melati menyemangati peserta.

Merupakan salah satu strategi Pemprov. Babel bagaimana mengembangkan usaha yang sudah berjalan dan mendorong berwirausaha hingga berdampak langsung pada penekanan angka pengangguran. 

"Ketika punya usaha, setidaknya sudah memberikan pekerjaan untuk diri sendiri. Hingga usaha berkembang dan memberi pekerjaan bagi lingkungan," pungkasnya.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Nona Dp
Fotografer: 
Umar
Editor: 
Natasya