Pelantikan ISKINDO Babel, Yanuar Titip Pesan Agar Membantu Pengembangan Sektor Kelautan

PANGKALPINANG -- Pembangunan ke depan perlu mempertimbangkan keselarasan dan keseimbangan sektor kelautan. Langkah awalnya dengan mengubah cara berpikir agar lebih mengedepankan pengembangan wilayah kelautan. Salah satu contoh yakni dalam penganggaran pembangunan.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Yanuar mengatakan, terbentuknya ISKINDO ini suatu kemajuan dalam ikut serta membangun sektor kelautan. Pembangunan ekonomi di Babel mengandalkan berbagai sektor, baik yang tidak dapat diperbaharui maupun dapat diperbaharui.

Lebih jauh Yanuar menjelaskan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mempunyai banyak potensi di sektor kelautan. Perikanan menjadi sektor yang dapat dikembangkan. Untuk itu hendaknya, sejumlah potensi di bidang kelautan bisa membuat kesejahteraan masyarakat meningkatkan.

"Selama ini Bangka Belitung mengandalkan sektor pertambangan. Untuk itu perlu pembagian wilayah antara sektor perikanan dan pertambangan," katanya saat Pelantikan dan Workshop Pengurus DPW ISKINDO (Ikatan Sarjana Kelautan Indonesia) Babel, di Gedung Mahligai Serumpun Sebalai, Kamis (16/5/2019).

Andriyadi S.PI dipercaya menjabat Ketua Ikatan Sarjana Kelautan Indonesia Dewan Pimpinan Wilayah Kepulauan Bangka Belitung periode 2019-2022. Pelantikan kegiatan ini mengusung tema "Eksplorasi Potensi Sumberdaya Kelautan dalam Mendukung Pembangunan Berkelanjutan di Babel".

Ketua DPP ISKINDO Zulficar Mochtar mengatakan, Indonesia merupakan negara kelautan terbesar di dunia. Karena itu, sewajarnya jika memiliki keunggulan sebagai negara maritim berdaulat. Potensi yang besar ini hendaknya bisa memakmurkan dan membuat masyarakat sejahtera.

Namun hingga saat ini, kata Mochtar, masih banyak persoalan harus dihadapi. Kondisi sekarang ini, eksplorasi di daratan sudah sangat masif dan pertumbuhan penduduk meningkatkan signifikan. Nanti potensi di daratan akan habis, untuk itu perlu pengembangan sektor kelautan.

"Pengembangan potensi kelautan merupakan keniscayaan. Kondisi ekplorasi kelautan sampai sekarang belum mencapai sepuluh persen. Sebab masih banyak bermain di pesisir, namun nanti laut menjadi objek dengan potensinya," kata Mochtar.

Sementara Mayor Laut (P) Edy Sitepu Pasoplanal Bangka Belitung mengatakan, ISKINDO hendaknya dapat hadir memberikan jawaban persoalan yang ada di Bangka Belitung. Perlu keberanian dan inovasi untuk pembangunan sektor kelautan.

"Dalam hal ini perlu berkolaborasi antara berbagai pihak di bidang kelautan. Terutama dalam hal melakukan pengembangan sektor kelautan," sarannya.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Huzari
Editor: 
Padli