Pemerintah Berupaya Kurangi Kemiskinan Masyarakat Pesisir


Pangkalpinang -  Berbagai upaya telah dilakukan pemerintah untuk menanggulangi kemiskinan, khususnya untuk  masyarakat pesisir. Untuk itu, Pemerintah Provinsi Kep Babel mengadakan rakor kegiatan pemantauan dan pengembangan masyarakat pesisir bidang Kelautan dan Perikanan, di Hotel Bangka City Pangkalpinang, Senin (07/09).
"Pemerintah Provinsi maupun kabupaten/kota telah mengeluarkan berbagai macam kebijakan dalam rangka penanggulangan kemiskinan khususnya untuk masyarakat pesisir, akan tetapi hasil survey memperlihatkan bahwa masyarakat nelayan masih merupakan masyarakat penyumbang angka kemiskinan cukup besar di indonesia," jelas Budiman Ginting Assisten II Bidang Ekonomi Setda Prov Kep Babel saat membuka acara rakor tersebut, Senin (07/09).
Budiman menyampaikan bahwa Gubernur menyayangkan bahwa masyarakat pesisir masih tertinggal dibandingkan dengan komunitas masyarakat lainnya. Padahal Babel sendiri memiliki potensi sumber daya kelautan dan perikanan yang melimpah dengan panjang garis pantai lebih kurang 1200 KM.
"Masyarakat pesisir kita seharusnya dapat hidup lebih sejahtera dengan sumber daya alam yang luar biasa tersebut, namun karena aspek-aspek tertentu nasib nelayan kita seakan berjalan di tempat," jelasnya.
Beberapa aspek yang menyebabkan terpeliharanya kemiskinan nelayan atau masyarakat pesisir. Menurut Budiman beberapa aspek tersebut adalah mata pencaharian yang sangat tergantung pada musim, tingkat pendidikan yang masih sangat rendah, kebiasaan atau pola hidup nelayan yang konsumtif, dan peralatan tangkap yang digunakan masih sangat sederhana.
 "Dalam hal pemasaran, tidak semua daerah pesisir memiliki tempat pelelangan ikan dan ini menjadi hambatan bagi nelayan," jelasnya.
Budiman juga mengatakan bahwa kebijakan pemerintah yang terkait penanggulangan kemiskinan masih bersifat Top Down dan tidak sesuai dengan kebutuhan nelayan.
"Masih ada keluhan dari masyarakat tentang bantuan yang diterima, seperti bantuan itu kurang tepat," tambahnya.
 

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Karina
Fotografer: 
Karina
Editor: 
Surianto