Pemerintah Mendukung Upaya Menekan Ledakan Laju Pertumbuhan Penduduk

Bangka Tengah, Penyak - Gubernur kepulauan Bangka Belitung, Rustam effendi menyatakan  dukungannya kepada semua lembaga pemerintah yang telah memberikan perhatian dalam upaya mengantisipasi terjadinya ledakan laju pertumbuhan penduduk di daerah serumpun sebalai, kepulauan Bangka Belitung.

Pernyataan tersebut disampaikan  gubernur dalam sambutannya saat menghadiri acara pencanangan Bhakti Sosial TNI-IBU KB Kesehatan tingkat provinsi hari ini rabu,07/2014,  di desa penyak, Bangka tengah yang dihadiri Kepala BKKBN Pusat Prof. Fasli Jalal,wakil walikota pangkalpinang, Sopian,bupati Bangka tengah,Erzaldi, bupati Bangka selatan, Jamro, ketua DPRD Didit Srigusjaya, Danren 045 Gaya Untung Budiharto, kepala dinas kominfo prov kepulauan Bangka Belitung Latip pribadi , unsur TNI – Polri serta jajaran SKPD tingkat provinsi dan  kabupaten Bangka tengah  dan peserta KB.

“ salah satu tantangan bangsa kita kedepan adalah bagaimana mengatasi masalah kependudukan termasuk dampaknya. Pengalaman menunjukan bahwa penanganan masalah kependudukan tidak bisa dilakukan hanya secara parsial saja, tetapi harus dilakukan secara causalitas, terkoordinasi dan terpadu”. ungkapnya.

“ tahun 2014 merupakan tahun strategis, karena tahun ini adalah tahun terakhir pelaksanaan RPJMN 2010-2014 serta menuju millennium development goals (MDGS) tahun 2015, untuk mencapai target RPJMN tersebut, perlu adanya komitmen dan dukungan dari pemerintah daerah dan mitra kerja yang terkait dengan pelaksanaan program kependudukan, KB dan pembangunan keluarga serta partisipasi dan peran serta seluruh lapisan masyarakat,disamping itu perlu dilakukan sinkronisasi kegiatan dan anggaran baik lintas program maupun lintas sektoral disemua tingkatan” tegas gubernur dalam sambutannya.

Lebih jauh, gubernur dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan  sasaran –sasaran kerja   upaya mengantisipasi terjadinya ledakan laju pertumbuhan penduduk dan pencapaian MDGS tahun 2015.

“sasaran-sasaran yang harus dicapai provinsi kepulauan Bangka Belitung tahun 2014 serta menuju MDGS tahun 2015 , pertama menurunkan laju pertumbuhan penduduk (LPP) dari 3,14 (sensus penduduk 2010) menjadi 2,2 %; kedua menurunkan angka kelahiran total ( TFR) dari 2,6 (SDKI 2012) menjadi 2,36; ketiga meningkatkan CPR dari 65,3 menjadi 65,5; keempat menurunkan UNMEET NEED dari 7,2 (SDKI 2012) menjadi 5,5 , tegasnya.

 Dukungan dan apresiasi atas aksi nyata dalam upaya menekan laju pertumbuhan penduduk  juga disampaikan kepala BKKBN pusat Prof. Fasli Jalal. lebih jauh, Fasli Jalal menyampaikan melalui kegiatan baksos yang diselenggarakan atas kerja sama TNI-IBI serta dengan partisipasi pemda dapat mewujudkan pembangunan kependudukan dan keluarga kecil berkualitas dan meningkatkan ekonomi dan ketahan keluarga Indonesia. 

Adapun rangkaian kegiatan yang diselenggarakan dalam acara bakti sosial  diantaranya layanan kesehatan puskesmas keliling, pos bindu penyakit tidak menular, pelayanan KB, program posyandu, pelayanan keliling administrasi kependudukan diantaranya pembuatan E-KTP , akte kelahiran, kartu penduduk  dan diikuti kuliah umum  tentang kependudukan di gedung hamidah.(eff/sm/hn/put/mc)

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Stevani
Fotografer: 
Stevani
Editor: 
Stevani