Pemerintah Menyasar IKM Pengolahan Makanan Menuju Industri 4.0

PANGKALPINANG - Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sudah memulai langkah menuju Industri 4.0 dengan menyasar kepada industri kecil dan menengah.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Seksi Fasilitasi dan Akses Industri, Yoharman bersama Penyuluh Perindag, Suwandi saat berbincang-bincang bersama tim babelprov.go.id pada Kamis (11/04) di Kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan Pemprov. Kepulauan Bangka Belitung.

Satu bentuk dorongan kepada pelaku IKM menuju Industri 4.0, dijelaskan Suwandi difokuskan pada sisi pemasaran produk yang mulai diarahkan dari sistem konvensional menjadi berbasis e-commerce.

Ditambahkan Suwandi dari hasil monitoring di lapangan, ditemukan bahwa pemasaran berbasis digital yang dilakukan oleh para pelaku IKM  sudah dijalankan sejak dua atau tiga tahun terakhir dan yang paling dominan pada sektor industri pengolahan pangan.

“Kami membantu para Industri Kecil dan Menengah agar dapat membuat lapak on-line, membantu untuk lebih mengakselerasi pemasaran,” jelas Suwandi.

Adapun sektor industri yang saat ini banyak berkembang pesat di Bangka Belitung, dituturkan Suwandi didominasi oleh klasifikasi industri pengolahan pangan dimana tingkat perkembangannya mencapai 60 persen dan diikuti dengan industri kerajinan.

Dijelaskan Suwandi berkembangnya  IKM pengolahan makanan yang ada di Bangka Belitung dapat dilihat dari kapasitas hasil produksi pelaku IKM yang tidak saja menyasar pangsa lokal namun untuk dipasarkan di luar Babel.

Namun tidak dipungkiri bahwa ada juga IKM yang mengalami kendala untuk mengadaptasi industry 4.0 hal tersebut dikarenakan keterbatasan sejumlah faktor diantaranya dari sisi SDM dan modal.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Stevani
Fotografer: 
Khalimo
Editor: 
Fitra