Pemprov Babel Bantu Pembangunan Laboratorium Akper

Pangkalpinang - Sebanyak Rp 2 Miliar dana dialokasikan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk pembangunan laboratorium Akper Pangkalpinang. Bantuan tersebut merupakan bentuk komitmen dan kepedulian pemerintah provinsi terhadap pengembangan bidang pendidikan di Bangka Belitung.

Eko Maulana Ali Gubernur Kepulauan Bangka Belitung mengatakan, pembangunan Akper merupakan salah satu langkah guna mengembangkan pendidikan di Bangka Belitung. Pemkot Pangkalpinang telah memberikan bantuan dana untuk pembangunan Akper, begitu juga yang dilakukan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Dalam hal ini, DPRD provinsi juga berperan besar mengembangkan sektor pendidikan.

"Pemerintah provinsi akan memberi perhatian lebih di bidang pendidikan guna peningkatan kualitas sumber daya manusia," kata Gubernur saat meresmikan kampus Akper Pangkalpinang, di Jalan Pulau Bangka, Kelurahan Air Itam, Kecamatan Bukit Intan, Kamis (20/6/2013).

Sebagaimana diketahui, pendirian Akper ini dimotori Pemkot Pangkalpinang dan terbentuk tanggal 17 Juni 1994 lalu. Tertanggal 2 Mei 2008, penyelenggaraan pendidikan Akper diserahkan Pemkot Pangkalpinang ke Yayasan Pendidikan Pangkalpinang.

Seiring jalan proses pendidikan di Akper, pada 9 Agustus 1999 mendapat akreditasi C, dan kemudian tanggal 1 September 2003 sampai sekarang menyandang akreditasi B dari Departemen Kesehatan RI. Upaya untuk meningkatkan mutu tak berhenti setelah mendapatkan akreditasi B. Sebab pihak yayasan yang mengelola Akper sedang memperjuangkan untuk mendapatkan akreditasi dari BAN-PT. Jika tidak ada halangan, kemungkinan akreditasi dari BAN-PT akan didapatkan Akper tahun ini.

Selanjutnya tanggal 17 Mei 2010, Akper dialihkan dari Departemen Kesehatan ke Dikti Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Karena kebutuhan untuk melaksanakan pendidikan yang berkualitas, yayasan berupaya membangun gedung yang representatif. Setelah melakukan survei lapangan, kemudian mendapatkan lahan seluas 1,4 hektare.

Setelah mendapatkan lahan, tepatnya tanggal 14 Januari 2012 dilakukan peletakan batu pertama pembangunan kampus Akper Pangkalpinang di Jalan Bangka, Kelurahan Air Itam, Pangkalpinang. Gubernur optimis Akper akan dapat terus berkembang. Apalagi sudah ada rencana membangun puskesmas pembantu di lingkungan kampus.

"Pembangunan puskesmas pembantu merupakan implementasi dari tri darma pendidikan. Sebab keberadaan puskesmas tersebut dapat membantu masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan," ungkapnya.

Kehidupan modern saat ini semakin komplek. Gubernur menjelaskan, semua yang ada di jajaran pendidikan harus terus meningkatkan mutu, sehingga dapat memberikan yang terbaik bagi masyarakat. Teruslah melakukan perbaikan yang dapat meningkatkan taraf hidup dan kualitas manusia, sebab ini menjadi tanggung jawab bersama.

"Kita harus mampu sejajar dengan provinsi lain. Dan untuk mahasiswa yang menuntut ilmu di Akper harus bahagia, sebab profesi sebagai perawat sangat bermanfaat bagi orang lain. Pemerintah provinsi memberikan penghargaan yang tinggi kepada penyelenggara pendidikan ini," ujarnya.(hzr/an)

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Surianto | Huzari
Fotografer: 
Surianto
Editor: 
Huzari