Pemprov Babel Kawal Kesiapan Pilkada 2017 dan Partisipasi Pemilih

PANGKALPINANG – Penentuan untuk kepala daerah yang akan memimpin Provinsi Bangka Belitung untuk lima tahun kedepan sudah mendekati hari H. Pada kesempatan yang semakin sempit ini, tim liputan babelprov.go.id melakukan wawancara kepada Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Yan Megawandi, terkait kesiapan Pemprov dalam menyambut pilkada 2017  Rabu (8/2/2017).

Sekda mengatakan, bahwa kesiapan Pemprov untuk mengawal pelaksanaan pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur pada 15 Februari mendatang, Pemprov sudah membentuk desk pilkada. kemudian hari Rabu ini ada rapat desk pilkada lagi untuk pemutakhiran data dan persoalan-persoalan yang dihadapi.

Sedangkan hari Jumat yang lalu Pemprov juga sudah menerima kunjungan menteri dalam negeri, dan sudah memetakan beberapa persoalan-persoalan yang mungkin akan terjadi pada waktu pelaksanaan pilkada yang sudah disampaikan oleh KPU dan Bawaslu Babel, termasuk juga dari POLDA Babel.

“Kita akan terus update, sehingga persoalan-persoalan tersebut akan ditekan seminimal mungkin. Pada waktu penyelenggaran dengan Mendagri dan Rakor dengan seluruh Bupati/Walikota, memang ada kekhawatiran untuk angka partisipasi masyarakat, tetapi ada beberapa antisipasi dalam mengatasi itu, kita sudah menyampaikan surat edaran terutama untuk pemilih pemula. Surat  edaran dari Dinas Pendidikan tersebut agar mengingatkan kembali para pelajar yang menjadi pemilih pemula itu, untuk melaksanakan menunaikan hak pilihnya pada tanggal 15 Februari nanti. Hak pilih tersebut harus dimanfaatkan sebaik-baiknya,” ujar Yan.

Begitu juga untuk Rumah ibadah sudah mengeluarkan edaran dari biro kesra agar disampaikan pada acara-acara keagamaan yang dilakukan hingga pelaksanaan pilkada. Selain itu, Pemprov juga sedang melihat kemungkinan-kemungkinan apa yang bisa dilakukan lagi untuk meningkatkan angka partisipasi di dalam Pilkada 2017.

Dari sisi anggaran, Yan Megawandi mengungkapkan bahwa telah menyiapkan semuanya. Tetapi keterbatasan yang dihadapi pemprov saat ini adalah memantau seluruh aktifitas masyarakat di TPS, dalam konteks mengerahkan masyarakat supaya mengunjungi TPS. “Mungkin saja ada masyarakat yang berdomisili agak jauh dengan TPS tersebut. Bagaimana cara memfasilitasi mereka agar ke TPS-TPS yang sifatnya jauh dari pemukiman mereka? Hal ini yang mungkin masih menjadi PR kita (Pemprov) bersama-sama dengan komponen masyarakat, bagaimana caranya memobilisasi ini,” ucap Yan.

Selanjutnya, dalam pemantauan Sekda Yan Megawandi, suasana pilkada saat ini masih dirasakan kondusif buat tim sukses melaksanakan jadwal kampanye nya dengan baik. Saat rakor minggu lalu yang disampaikan di Rumah Dinas Gubernur, tidak ada sesuatu hal yang mengkhawatirkan, salah satunya dari sisi keamanan.

Kemudian, Yan Megawandi juga berharap kepada Aparatur Sipil Negara untuk dapat memberikan contoh sebagai teladan bagi warga negara lainnya untuk dapat meningkatkan jumlah partisipasi pemilih.”Kita berharap dengan contoh yang diberikan oleh para ASN itu, maka masyarakat yang berada disekililingnya termotivasi untuk menuju TPS pada saat pemilihan umum,” ujarnya.

Beliau pun menambahkan, bahwa ada hal-hal yang menjadi tolok ukur suksesnya pilkada 2017, yaitu dengan tidak adanya persoalan-persoalan berarti yang menyangkut keamanan, juga tidak adanya indikasi kecurangan dan money politic di Babel demi terwujudnya pemerintahan yang lebih baik.

Saat disinggung mengenai hari libur saat pilkada berlangsung, Yan Megawandi mengatakan bahwa hari libur yang disiapkan oleh pemerintah untuk para pekerja adalah dalam konteks Pemprov memberikan waktu yang seluas-luasnya, sebesar-besarnya bagi masyarakat yang sudah punya hak pilih untuk menunaikan kewajibannya dalam memilih Gubernur dan Wakil Gubernur. “Ini yang menjadi latar belakang kenapa libur tersebut dilakukan.” Tutup Yan. (K5)

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Khalimo Tabarani
Editor: 
Noviansyah