Pemprov Bantu Pembangunan Masjid At Taqwa Rp150 Juta

BANGKA BARAT – Rencananya Rp150 juta dana dikucurkan untuk membantu pembangunan Masjid At Taqwa, Desa Pebuar, Kecamatan Jebus, Kabupaten Bangka Barat. Bantuan dana bersumber dari APBD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tersebut sedang dalam proses pencairan.

Demikian dikatakan Armadi Karo Kesra Setda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung saat Safari Ramadan di Masjid At Taqwa, Desa Pebuar, Jebus, Kabupaten Bangka Barat, Selasa (22/7/2014). Armadi mengaku kagum terhadap partisipasi, sambutan dan keramahtamahan warga Desa Pebuar.

Selain itu, kekagumam juga diungkapkan atas potensi sumber daya perikanan laut yang dimiliki Kabupaten Bangka Barat. Ia mengharapkan kepedulian dan semangat silaturrahmi yang dimiliki masyarakat dapat terus dipertahankan.

“Saya dan Bapak Bupati kaget melihat besarnya ikan panggang, udang serta kepiting yang menjadi menu Safari Ramadan ini,” jelasnya saat mewakili Gubernur Kepulauan Bangka Belitung menghadiri acara tersebut.

Tak hanya bantuan dana diberikan pemerintah provinsi. Sebab Masjid At-Taqwa juga mendapatkan bantuan peralatan kebutuhan masjid berupa sajadah, vacuum cleaner, alat pengeras suara dan kipas angin. Selain rombongan Safari Ramadan dari pemerintah provinsi, juga hadir rombongan Safari Ramadan dari Kabupaten Bangka Barat.

Ust Zuhri Syahzali Bupati Bangka Barat secara langsung memimpin rombongan Pemkab Bangka Barat. Pada kesempatan ini, Pemkab setempat memberi santunan kepada anak yatim piatu serta bantuan untuk masjid senilai Rp100 juta.

Sejumlah aspirasi masyarakat mendapat respon positif. Sebab Bupati menyambut baik keinginan masyarakat yang berharap dibangun jalan ke Pangkal Balok. Akses jalan ini untuk mempermudah nelayan mencari dan memasarkan hasil laut. Survei telah dilakukan beberapa kali untuk melakukan pemnbangunan jalan ini.

“Mudah-mudahan tahun 2015 sudah dibangun, karena ini menyangkut kebutuhan masyarakat, terutama nelayan,” tegasnya.

Lebih jauh ia mengatakan, saat ini masih Pemkab Bangka Barat sedang melakukan pembangunan masjid-masjid di tingkat kecamatan. Diperkirakan proses pembangunan rampung pada tahun 2015 mendatang. Setelah itu program daerah diarahkan untuk merehab bangunan masjid di desa-desa.

Sebelumnya Ust Bastari mengajak umat Islam memperbanyak itikaf di masjid, terutama dalam mengisi sepuluh hari terakhir di bulan Ramadan. Apalagi di penghujung Ramadan terdapat satu malam yang lebih baik dari seribu bulan, yaitu malam Lailatul Qadr.

“Perbanyak itikaf, sebab tidak ada yang bisa menjamin kita bertemu dengan Ramadan tahun depan,” pesannya.(eff)

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Effendi
Fotografer: 
Effendi
Editor: 
Huzari