Pemprov Lakukan Pembinaan Organisasi Perempuan, Ini yang Diharapkan

Pangkalpinang--Bias gender masih saja terjadi dalam kehidupan bermasyarakat. Dalam penerimaan dalam suatu pekerjaan misalnya, kebutuhan akan pegawai itu lebih didominasi laki-laki. Untuk itu perlu langkah serius dan kesadaran bersama untuk mengatasi hal ini. 

"Perempuan apabila disejajarkan dengan laki-laki memang masih banyak terjadi ketimpangan-ketimpangan, misalnya saat melamar pekerjaan yang menggunakan fisik, maka orang akan lebih memilih laki-laki untuk direkrut atau diterima," kata Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Babel Syahruddin saat membuka acara Pembinaan Organisasi Perempuan Tingkat Provinsi Bangka Belitung Rabu (30/1/2019) di Hotel Bangka City Pangkalpinang.

Melalui kegiatan ini kata Syahruddin, pihak perempuan lebih meningkatkan kapasitas diri, namun dengan memerhatikan kodrat. "Di balik laki-laki hebat itu ada perempuan hebat dibelakangnya, demikian pula sebaliknya dibalik perempuan hebat ada suami hebat dibelakangnya. Mari ibu-ibu DWP bersama-sama slealu berupaya meningkatkan kualitas sebagai istri ASN agar suami mampu bekerja secara profesional dalam menjalankan program kerja terintegrasi," kata Syahruddin.

Sementara itu,  Kepala DP3ACSKB Babel Susanti menjelaskan tujuan diselenggarakannya kegiatan ini yaitu untuk meningkatkan kapasitas kaum perempuan terutama kualitas hidup perempuan dan menjadi wadah diskusi ibu-ibu DWP Provinsi Babel mengenai hambatan-hambatan yang dihadapi dan juga meningkatkan kapasitas agar ibu-ibu bisa lebih percaya diri dan bisa memberi dukungan untuk suami dalam bekerja. 

"Harapan saya setelah mengikuti acara ini ibu-ibu bisa pulang dengan happy, makin percaya diri dan menyadari peran penting ibu-ibu dan juga selalu semangat mensupport suami dalam bekerja. Acara yang dihadiri oleh ketua dan pengurus DWP Provinsi ini juga bertujuan untuk meningkatkan silaturahmi dan kebersamaan antar pengurus DWP dan Unit DWP OPD.
 

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Lisia Ayu
Fotografer: 
Susah Putri
Editor: 
Mamaq