Pengunjung Pantai Terentang Meningkat

Terentang – Sejak sore hingga pukul 23.30 WIB pengunjung Pantai Terentang, Kabupaten Bangka Tengah terus mengalami peningkatan. Jalan di sekitar pantai lancar merayap dipenuhi kendaraan masyarakat. Tampak antusias masyarakat ingin menyaksikan fenomena GMT ditemani penampilan Budayawan Emha Ainun Najib yang memimpin Kyai Kanjeng.

Penampilan Kyai Kanjeng merupakan salah satu rangkaian acara Pemkab Bangka Tengah menyambut momen GMT di Pantai Terentang. Emha Ainun Najib didampingi sang isteri Novia Kolovaking dan Kyai Kanjeng memberikan memberikan siraman rohani diselingi musik dan penampilan Kyai Kanjeng.

"Mari kita mensyukuri fenomena GMT yang terjadi esok hari. Rasa syukur kepada Allah SWT, salah satunya dengan melaksanakan salat gerhana bersama, itu primernya. Perpanjang rukuk dan sujud kepada Allah SWT," ajak Emha Ainun Najib ketika memberikan siraman rohani, Selasa malam (8/3/2016).

GMT terjadi ketika rembulan menutupi matahari. Ia menjelaskan, matahari, rembulan dan bumi berada dalam satu garis lurus. GMT besok walau hanya sekitar dua menit, tapi itu suatu nikmat dari Allah SWT yang disyukuri. Dua menit itu tidak ada maknanya dibandingkan usia manusia. Ketika manusia mencari rezeki, ada rezeki berasal dari garis lurus dan rezeki dari lingkaran.

“Menjual GMT kepada turis, kita mencari rezeki dari garis lurus. Tetapi kalau kita mensyukuri, berarti kita mencari rezeki dari lingkaran. Ketika kita prioritaskan rasa bersyukur kepada Allah SWT, kita melingkar kepada Allah SWT terlebih dahulu. Maka Allah SWT mengatur rezeki untuk kita. Rezeki kita akan terus bertambah dan bertambah sesuai rasa syukur kita," jelas Emha.

Melalui senandung Emha dan Kyai Kanjeng memberikan siraman rohani mengajak masyarakat membaca surat Al-Fatihah serta bershalawat. Masyarakat yang hadirpun tampak sangat menikmati alunan musik. Terlihat sebagian ikut melantunkan lagu dan shalawat yang dibacakan. Penampilan Emha berakhir sekitar jam 23.58 WIB.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Surianto
Fotografer: 
Surianto
Editor: 
Huzari | Adi Tri Saputra