Peningkatan Mutu Pendidikan Jadi Prioritas

Pangkalpianang—Peningkatan mutu pendidikan menjadi prioritas penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Bangka Belitung. Untuk itu sejumlah langkah terus dilakukan Pempov Babel untuk meningkatkan mutu pendidikan di Babel. Selain memberikan pelatihan kepada guru juga dilakukan melalui pemenuhan sarana dan prasarana sekolah. 

Pada tahun 2019 ini,  Pemprov Babel melalui Dinas Pendidikan akan memberikan bantuan komputer kepada sejumlah sekolah untuk mendukung pelaksanaan ujian nasional berbasis komputer (UNBK). 

"Di tahun 2019 ini akan diprioritaskan bantuan komputer untuk dipergunakan dalam UNBK, meubelair, sekolah yang belum memiliki perpustakaan, dan mushola," kata Kadis Pendidikan Babel melalui Kasi Kasi Sarana Prasarana SMK, Hermawan, saat penutupan Rapat Koordinasi Evaluasi Pemenuhan dan Standar Minimal Sarana dan Prasarana SMK Tahun 2019 di Grand Vella Hotel Pangkalpinang, Jumat (22/2/2018).

Sekolah yang tidak memiliki fasilitas atau prasarananya belum lengkap, lanjut Hermawan nantinya akan didata kembali untuk diberikan bantuan. 

"Tentu harus sesuai dengan prioritas dan kondisi masing-masing sekolah, mana yang menjadi perhatian untuk dijadikan kebutuhan siswa dalam menunjang kelancaran  pendidikan, dan mana yang harus dievaluasi terlebih dahulu sebelum kita memberikan fasilitasi," katanya. 

Hermawan juga berharap bantuan yang diberikan nanti agar dijaga dengan baik. "Mari kita memiliki kepedulian terhadap asset yang telah diberikan oleh pemerintah kepada sekolah, gunakan sebaik-baiknya untuk kemajuan dan perbaikan mutu pembelajaran demi menunjang kelancaran belajar siswa di sekolah," tegas Hermawan.

Pada kesempatan yang sama, Ambar Pertiwiningrum selaku Ketua Asosiasi Profesor Pertanian UGM mengungkapkan, siswa SMK Babel harus berpikir lebih kreatif untuk dapat lebih memanfaatkan hasil sumber daya alam yang ada di Bangka Belitung sebagai sumber daya yang khas yang dapat diolah dan bermanfaat didunia industri. 

"Dan itu tugas siswa SMK dalam membentuk jiwa kewirausahaannya," kata Ambar.

Kegiatan Rapat Koordinasi Evaluasi Pemenuhan dan Standar Minimal Sarana dan Prasarana SMK Tahun 2019  diikuti sebanyak 91 orang terdiri dari Kepala Sekolah SMK se-Babel, Wakil Kepala Bidang Sarana dan Prasarana SMK se-Babel, dan Perwakilan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah se-Babel.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Meilia
Fotografer: 
Meilia
Editor: 
Mamaq