Pentingnya Kompetensi Angkatan Keja Muda di Era Ekonomi Bebas


Bangka Tengah – Pemberlakuan perdagangan bebas khususnya ekonomi regional Masyarakat ASEAN 2015 sudah di depan mata dan besarnya peluang ekonomi yang dapat diperoleh dari industri TIK, penyediaan  skill labor atau tenaga kerja terampil di bidang IT khususnya di daerah merupakan satu faktor yang vital.
“tingkat regional asean sudah di bahas di KTT pemimpin negara-negara ASEAN disepakati bahwa tahun 2015 ini sudah berlaku perdagangan bebas kawasan ASEAN, kondisi ini tentunya perlu adanya kesiapan SDM yang kompeten, khususnya di bidang TIK, belum lagi kontribusi Industri TIK bagi PDB  di Indonesia sangat besar maka itu  struktur industri TIK  kita harus agar lebih mengarah pada produktivitas industri TIK yang memberikan peluang penyerapan tenaga kerja”, ungkap Gati.
Hal ini diungkapkan Gati Gayatri selaku kepala PUSLITBANG Literasi dan profesi kementerian komunikasi dan informatika RI pada kegiatan uji sertifikasi berbasis IT yang diselanggaran pada tanggal 8 hingga 11 September 2015 hotel novotel bangka tengah.
Berangkat dari realita tersebut, Gati  mengungkapkan perlunya sinergisitas dan terobosan dalam menciptakan tenaga kerja terampil angkatan kerja muda guna survive dan mampu bersaing dikancah perdagangan bebas.
“Saya mengharapkan agar sinergitas semua pihak untuk menuju satu tujuan yang sama yaitu mengembangkan program-program jitu dalam rangka menyiapkan tenaga kerja yang kompeten di era ekonomi bebas yang akan dihadapi oleh angkatan kerja muda kedepan," tegasnya.
Untuk  pengembangan SDM khusunya di sektor Teknologi Informasi dan Komunikasi yang menjadi bagian dari tugas KOMINFO ini harus melakukan berbagai langkah persiapan strategis yang secara jitu dapat membantu masyarakat dan salah satu terobosan yang kami lakukan adalah membantu angkatan kerja muda untuk mendapatkan sertifikasi kompetensi dalam pemberdayaan tenaga kerja muda.
Salah satu terobosan yang dilakukan pemerintah saat ini adalah melalui program sertifikasi angkatan kerja muda yang diperoleh setelah melalui fase uji kompetensi.  Lebih jauh Gati mengungkapkan dengan menggandeng lembaga sertifikasi profesi TIK indonesia ini diharapkan dapat membantu angkatan kerja muda untuk mendapatkan sertifikasi bidang  IT yang menjadi syarat dalam dunia kerja di era ekonomi bebas.
“Kami memberikan contoh konkret seperti kegiatan sertifikasi bidang TIK ini, dimana kami menggandeng Lembga Sertifikasi Profesi (LSP) dalam menyiapkan angkatan kerja muda kompeten saat memasuki dunia kerja di era ekonomi bebas.”
Hal senada juga disampaikan oleh ketua DPRD provinsi kepulauan bangka belitung, Didit Srigusjaya yang memberikan apresiasi terhadap program sertifikasi ini.  Dalam pandangannya, Didit melihat persoalan ketenaga kerjaan perlu adanya terobosan dan sinergisitas semua pihak.
Untuk itu, Didit mengharapkan agar pemerintah daerah bersama – sama dengan pihak legislatif memberikan prioritas pada program-program yang membantu masyarakat khususnya bagi angkatan kerja muda di daerah yang akan menghadapi era perdagangan bebas.
“Kepada pihak SKPD diskominfo ini khususnya, agar kegiatan sertifikasi hari ini dapat dijadikan acuan untuk  menyusun program kegiatannya," ungkap Didit
 

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Stevani
Fotografer: 
Stevani
Editor: 
Surianto