Penumpang Angkutan Laut Hanya 13,36 Ribu Orang

Pangkalpinang – Agustus lalu terjadi penurunan tajam jumlah penumpang angkutan laut antar pulau yang berangkat dari Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Badan Pusat Statistik provinsi mencatat hanya 13,36 ribu orang menggunakan fasilitas tersebut. Jumlah ini turun sekitar 57,82 persen, sebab bulan sebelumnya terdata 31,66 ribu penumpang.

Menurut Darwis Sitorus Kepala BPS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, pendataan dilakukan pada lima pelabuhan. Penurunan terbesar terjadi pada Pelabuhan Tanjungpandan yaitu sekitar 75,12 persen. Kemudian diikuti Pelabuhan Tanjung Kalian sebesar 70,50 persen dan Pangkalbalam 37,47 persen. Sedangkan untuk Pelabuhan Belinyu menunjukan kondisi sebaliknya.

“Pelabuhan Belinyu mengalami kenaikan jumlah penumpang berangkat sebanyak 910,71 persen. Sedangkan pada pelabuhan-pelabuhan lainnya tidak ada keberangkatan penumpang. Jika dibandingkan periode Januari hingga Agustus tahun sebelumnya, secara komulatif jumlah penumpang berangkat terjadi penurunan 2,65 persen,” kata Darwis, di Kantor BPS Babel, Senin (3/10/2016).

Menurut kedatangan penumpang angkutan laut antar pulau ke Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, tercatat sebanyak 14,47 ribu orang. Jumlah ini turun tajam sebesar 54,53 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Terjadi penurunan jumlah penumpang datang pada Pelabuhan Tanjungpandan sebesar 68,39 persen, lalu diikuti Pelabuhan Tanjung Kalian sebesar 65,09 persen.

Kondisi serupa terjadi di Pelabuhan Pangkalbalam yang mengalami penurunan jumlah penumpang datang sekitar 35,80 persen. Sementara untuk Pelabuhan Belinyu, jumlah penumpang datang mengalami kenaikan sebesar 24,59 persen. Namun jika dibandingkan periode Januari hingga Agustus tahun lalu, kedatangan penumpang naik sebesar 4,36 persen.

Mengenai volume barang dimuat di pelabuhan selama Agustus, BPS mencatat sebanyak 396,62 ribu ton. Jumlah ini naik 62,56 persen dibandingkan bulan Juli yang hanya 243,98 ribu ton. Kenaikan terbesar pada Pelabuhan Dendang, Kabupaten Belitung Timur sebesar 111,81 persen. Selanjutnya diikuti Pelabuhan Tanjungpandan Belitung di kisaran angka 96,52 persen.

“Volume barang muat di Pelabuhan Pangkalbalam 76,13 persen, Pelabuhan Belinyu 59,25 persen serta Pelabuhan Manggar 47,47 persen. Sementara Pelabuhan Tanjung Kalian mengalami penurunan jumlah volume muat barang sebesar 47,97 persen. Apabila dibandingkan periode Januari hingga Agustus tahun lalu naik 186,12 persen,” jelasnya.

Jumlah barang dibongkar bulan lalu sebanyak 216,50 ribu ton. Angka ini naik signifikan sebesar 19,98 persen. Sebab bulan sebelumnya BPS mencatat hanya ada 180,45 ribu ton jumlah barang yang dibongkar. Lima pelabuhan menunjukan sentimen positif, seperti di Pelabuhan Manggar dan Dendang yang mengalami peningkatan hingga 100 persen.

Dua pelabuhan ini sebelumnya tidak ada aktivitas bongkar. Namun selama Agustus, untuk Pelabuhan Manggar melakukan bongkar barang sebanyak 2,50 ribu ton. Sementara di Pelabuhan Dendang terdapat 0,10 ribu ton. Peningkatan selanjutnya terjadi pada Pelabuhan Pangkalbalam sebesar 26,23 persen.

“Diikuti Pelabuhan Tanjungpandan 23,44 persen dan Pelabuhan Tanjung Kalian 2,42 persen. Pelabuhan Belinyu tercatat mengalami penurunan jumlah barang yang dibongkar sebesar 57,72 persen,” terang Darwis.  

Angkutan Udara

Kondisi serupa terjadi pada transportasi udara. Pasalnya penumpang berangkat dari Bangka Belitung menggunakan jenis transportasi ini selama Agustus hanya 113,46 ribu orang. Sementara di bulan sebelumnya tercatat 148,46 ribu orang menggunakan angkutan udara. Kondisi ini menyebabkan terjadi penurunan sekitar 23,57 persen.

“Sedangkan jumlah penumpang datang ke bandara di Bangka Belitung selama Agustus sebanyak 114,61 ribu orang. Dibanding bulan sebelumnya terjadi penurunan 23,57 persen. Penurunan dialami Bandara Depati Amir 28,90 persen dan di Bandara HAS Hanandjoeddin menurun 10,47 persen,” jelasnya. 

Sumber: 
Diskominfo Babel
Penulis: 
Rizky Fitrajaya/Huzari
Fotografer: 
Rizky Fitrajaya
Editor: 
Huzari | Adi Tri Saputra