Persiapan Donor Plasma Konvalesen Bagi Pasien Covid-19

PANGKALPINANG - Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Wagub Babel), Abdul Fatah mengikuti acara Pencanangan Gerakan Nasional Pendonor Plasma Konvalesen secara virtual melalui aplikasi zoom, dari Ruang Rapat Wagub Babel, Kantor Gubernur Babel, Air Itam, Pangkalpinang, Senin (18/1/21).

"Untuk langkah pertama yang harus kita lakukan adalah mendata nama-nama para pasien Covid-19 yang telah sembuh, dan akan menjadi pendonor dari plasma konvalesen ini," ungkap Wagub Abdul Fatah usai acara.

Data pasien yang telah sembuh dapat diperoleh dari Rumah Sakit, Wisma Karantina, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Babel.

Kemudian akan dilakukan kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka, terkait Sumber Daya Manusia (SDM) yang akan membantu proses pendonoran. Pemerintah Provinsi Kepulauan Babel akan menindaklanjuti proses pendonoran dengan mengirimkan surat kepada Pemkab. Bangka.

Direktur Rumah Sakit Jiwa Daerah Babel, Andri Nurtito selaku Kepala Bidang Donor Darah Palang Merah Indonesia (PMI) Babel menjelaskan, bahwa plasma konvalesen telah digunakan sejak lama.

"Tahun 1932, di Eropa plasma konvalesen ini telah digunakan untuk mengobati berbagai penyakit yang disebabkan oleh virus," ujarnya.

Dijelaskannya, plasma konvalesen ini dapat digunakan pada pasien Covid-19 yang hingga kini belum ditemukan obatnya.

"Orang yang sakit karena virus atau mikro organisme, tubuhnya akan membentuk antibodi yang terdapat dalam plasma. Prinsipnya hampir sama dengan vaksinasi, tapi ini antibodi penyintas yang ditransfusikan ke orang lain yang sedang terinfeksi virus. Keberhasilan plasma konvalesen ini memiliki tingkat penyembuhan yang baik," jelasnya.

Sebelum pendonoran plasma konvalesen dilakukan, calon pendonor screening kesehatan terlebih dahulu, untuk meminimalisir penularan penyakit lainnya.

Turut hadir dalam acara ini, perwakilan RSUD Dr. (H.C) Ir. Soekarno, RSJD Babel, dan PMI Babel.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Ernawati Arif
Fotografer: 
Umar
Editor: 
Lisia Ayu