Plh Gubernur : Mari Wujudkan Keluarga Berkualitas yang Sejahtera

Pangkalpinang - Secara nyata dan mendasar tantangan utama yang dihadapi Bangsa Indonesia adalah belum keluarnya dari apa yang disebut "Dilema Kependudukan", khususnya terhadap pengendalian pertumbuhan penduduk.

"Angka kelahiran yang semakin meningkat dan kondisi ekonomi yang kurang baik ini menjadi tantangan kita. Mari kita sama-sama berusaha mewujudkan penduduk tumbuh seimbang dan keluarga berkualitas yang sejahtera," kata Hidayat Arsani Plh. Gubernur Kep. Babel pada acara pencanangan bhakti sosial TNI-IBI KB Kesehatan di Halaman Kantor Camat Pangkalbalam, Rabu (09/09).

Kesatuan Gerak PKK KB Kesehatan dan Bhakti Sosial TNI-IBI KB Kesehatan merupakan alternatif upaya yang dipandang mampu mengubah perilaku keluarga untuk hidup lebih baik serta menekan pertumbuhan penduduk.

Plh. Gubernur Kep Babel mengucapkan terimakasih kepada Danrem 045 Bangka Garuda Jaya, pihak BKKBN, IBI dan sangat mengapresiasi dengan terselenggaranya kegiatan ini.

“Kegiatan ini bukan hanya diselenggarakan di Pangkalpinang, tapi harus diseluruh wilayah Babel supaya terwujudnya keluarga yang sehat dan sejahtera,” ungkap Hidayat.

Sementara Kolonel Inf Murlim Mariadi Danrem 045 Garuda Jaya mengatakan pada tahun 2013 jumlah penduduk Indonesia akan bertambah menjada 250 juta jiwa dengan laju pertumbuhan penduduk 1,49% pertahun.

"Ini merupakan angka yang besar namun produktivitasnya sangat rendah karena semakin meningkatnya angka usia dini," jelas Murlim.

Sementara itu, untuk mengatasi laju pertumbuhan dan dilema kependudukan ini, Murlim mengatakan Pemerintah telah menetapkan prioritas pembangunan yaitu mewujudkan penduduk tumbuh seimbang dan mewujudkan keluarga berkualitas.

"Dan disinilah peran keluarga sangat besar untuk mencapai itu. Karena dari keluargalah generasi masa depan depan bangsa ini dapat diwujudkan," jelas Murlim.

Lebih lanjut Murlim mengatakan ada beberpa cara untuk menurunkan angka kelahiran di Babel. Diantaranya menjadikan Pasangan Usia Subur (PUS) menjadi sasaran pelayanan KB, dan meningkatkan PUS yang menggunakan metode kontrasepsi jangka panjang (MKJPN).

"PUS yang memiliki satu anak atau dua anak menjadi sasaran pelayanan KB sehingga angka kelahiran dapat diturunkan," jelas Murlim.

Disamping itu, Murlim M mengatakan dukungan dan partisipasi masyarakat yang semakin peduli terhadap KB dan Kesehatan menjadi tonggak penting dalam mewujudkan penduduk tumbuh seimbang dan keluarga berkualitas.

"Kepada seluruh lapisan masyarakat untuk turut berpartisipasi sehingga apa yang kita canangkan dapat mencapai hasil yang maksimal," ajak Murlim

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Surianto
Fotografer: 
Surianto