PMS, MEREGENERASI PETANI MASA MILENIAL

Bangka Tengah – Kabid Konsumsi dan Keamanan Dinas Pangan Provinsi, Suzanna, beserta tim meninjau lokasi PMS (Pertanian Masuk Sekolah) ke MA Pondok Pesantren Al Islam Kemuje Bangka Tengah, Jumat (29/11/2019). 

Peninjauan lokasi ini terkait dipilihnya Pondok Pesantren Al Islam Kemuje sebagai program percontohan kegiatan PMS. Pemilihan sekolah berdasarkan kepada kriteria yang telah ditetapkan diantaranya yaitu letak sekolah di ibukota provinsi atau kabupaten terdekat, memiliki lahan/kebun sekolah minimal 500 m2, terdapat sumber air untuk budidaya pertanian, diutamakan yang memiliki ekstrakulikuler pertanian, pihak sekolah diantaranya guru dan siswa yang proaktif dan bersemangat, dan mempunyai lahan untuk membangun rumah bibit minimal 15 m2.

PMS sendiri adalah kegiatan budidaya pertanian yang dilaksanakan oleh siswa dan guru di lingkungan sekolah di bawah tanggungjawab Dinas Pangan Provinsi. Sasaran dari kegiatan ini, siswa di dua sekolah SMA/SMK/MA di 34 provinsi. Sekolah terpilih di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung adalah SMAN I Koba dan MA Pondok Pesantren Al Islam Desa Kemuje. 

Melihat fenomena anak-anak milenial masa kini yang semakin jauh dari ranah pertanian, buta pengetahuan akan tanam tumbuh, dan keengganan untuk menjadi petani pada masa dewasa, menjadi dasar dilaksanakannya kegiatan ini. Kepedulian pemerintah akan hal tesebut dituangkan dalam program kerja PMS dengan memberikan bantuan dana terkait penyediaan benih dan bibit, pembangunan rumah bibit, demonstrasi, penananam di polybag, pot, aquaponik, hidroponik, vertikultur, penyediaan alsintan kultivator, penyediaan sarana pengairan, serta sosialisasi, edukasi, bimtek, dan penataan estetika pertanaman. 

Tujuan kegiatan PMS tidak lain untuk meningkatkan pengetahuan siswa tentang budidaya pertanian, menumbuhkan semangat siswa menjadi agripreneur, dan meningkatkan ketersediaan serta akses pangan. Dilaksanakannya kegiatan ini diharapkan tumbuhnya kecintaan siswa sekolah akan nilai-nilai pertanian sebagai esensi dasar dari piramida kehidupan. Pemahaman bahwa, menjadi petani adalah sesuatu yang menyenangkan dan juga menghasilkan.

Sumber: 
Dinas Pangan Babel
Penulis: 
Dini