Pranata Humas Dimotivasi Menulis Opini

Pangkalpinang – Pranata Humas (Pramas) di lingkungan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dimotivasi menulis opini. Opini merupakan tulisan berisi gagasan, ulasan atau kritik terhadap persoalan. Penulisan opini harus didukung fakta, data, serta memuat saran pemecahan suatu masalah. Kendati demikian, masalah yang ditulis tidak mengandung unsur hasutan, adu domba atau fitnah.

“Ada beberapa rambu, norma atau aturan menulis opini,” jelas Sri Sugiarti Redaktur Opini Harian Bangka Pos, saat menyampaikan materi mengenai penulisan opini di media massa, pada Workshop SDM Pranata Humas dan Humas Pemerintah, di Hotel Grand Mutiara, Kamis (4/6/2015).

Tulisan opini di media massa bersifat aktual dan menjadi perhatian masyarakat. Ia menjelaskan, tulisan juga dapat memberikan solusi terhadap persoalan. Bagian sulit dalam menulis yaitu memulai menuangkan pemikiran ke dalam tulisan. Untuk itu, sebelum menulis dianjurkan membuat outline.

Tak kalah penting, tepat menentukan ide. Ia menekankan, kemudian diikuti membuat point-point yang ingin dituangkan. Institusi pemerintahan harus banyak menulis mengenai program pemerintah agar masyarakat mengetahui. Menulis opini tidak perlu menggunakan bahasa sulit dimengerti pembaca, sehingga dapat dibaca semua lapisan masyarakat.

“Gunakan bahasa sesederhana mungkin. Percaya diri dan tidak perlu takut ketika tulisan dibantah orang,” tegasnya memotivasi peserta untuk menulis dalam workshop bertajuk “Good Writing Good Image” tersebut.

Agar tulisan yang dikirim ke media massa dimuat, Sugiarti menyarankan persoalan yang diangkat memperhatikan aktualisasi. Mengingat tulisan berkaitan dengan kejadian di tengah masyarakat. Selain itu, biasa berkaitan dengan hari besar nasional dan internasional. Kualitas tulisan juga mendukung agar tulisan tidak ditolak redaksional media massa.

“Biasanya seseorang penulis opini peka terhadap masalah-masalah yang sedang berkembang di masyarakat,” ungkapnya.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Nona Dian Pratiwi
Fotografer: 
Chandra
Editor: 
Huzari