Presiden: Bangun Sistem Hilirisasi Industri

Belitung – Joko Widodo Presiden RI menyarankan agar Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung segera membangun sistem hilirisasi industri dengan tata kelola yang baik. Pasalnya ini merupakan kunci kompetisi dengan daerah lain. Selain itu perlu menarik minat investor untuk berinvestasi.

"Hilirisasi industri langsung dapat dibangun di sini, misalnya produksi kelapa sawit tidak hanya bahan mentah saja. Tapi dapat dikelola lagi menjadi sabun atau yang lainnya, termasuk timah," jelasnya saat meresmikan Pengoperasian Pelabuhan Tanjung Batu, Kecamatan Badau, Kabupaten Belitung, Sabtu (20/6/2015).

Pantuan Babelprov.go.id, kedatangan rombongan Presiden ke lokasi Pelabuhan Tanjung Batu diperkirakan sekitar pukul 09.38 WIB. Menggunakan mobil bernomor polisi Indonesia 1, Jokowi didampingi isterinya, Iriana Joko Widodo disambut tanpa tarian selamat datang maupun pengalungan bunga.

Presiden mengenakan kemeja putih lengan panjang dipadu celana katun hitam. Sedangkan isterinya menggunakan pakaian dengan hijab orange dipadu rok cokelat. Sebelum meresmikan pengoperasian Pelabuhan Tanjung Batu, Presiden, Gubernur Babel dan Bupati Belitung beserta rombongan meninjau dermaga. Selanjutnya melihat site plan Pelabuhan Tanjung Batu.

Peresmian pengoperasional Pelabuhan Tanjung Batu ditandai penekan sirine yang dilakukan Jokowi, Rustam Effendi dan Ignasius Jonan Menteri Perhubungan RI, kemudian dilanjutkan penandatangan prasasti.

Jokowi menginginkan agar Pelabuhan Tanjung Batu diperbesar lagi, sehingga investor mau menginvestasikan modalnya. Sebab dalam melakukan pembangunan tidak boleh tanggung, harus tuntas. Kalau tanggung, investor akan berpikir untuk menginvestasikan modalnya.

“Kondisi luas wilayah Indonesia 2/3 adalah air, pembangunan untuk mengkonektivitas antar pulau sangat penting,” jelasnya.

Mendorong promosi investasi menjadi tugas pemerintah pusat. Jokowi menjelaskan, ini merupakan tugas Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). Dengan perluasan kawasan pelabuhan diharapkan dapat menjadi tempat bersandar kapal-kapal besar. Sehingga menjadi pemasukan bagi Belitung, karena Belitung merupakan destinasi nasional.

Kendati harga komoditi timah sedang mengalami penurunan, Jokowi berjanji akan segera mencarikan solusi. Solusinya, memperbaiki tata kelola dan manajemen antara pemerintah daerah, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), maupun pihak swasta.

Setelah Pelabuhan Tanjung Batu diresmikan, Presiden berharap dapat memperbaiki ekonomi agar masyarakat lebih sejahtera. "Dorong investor menginvestasikan modal di Belitung, timah, kelapa sawit juga dikembangkan," tegasnya.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Fajrina | Adit Tri Saputra
Fotografer: 
Adi Tri Saputra | Chandra
Editor: 
Huzari