Rapat Koordinasi Pembangunan Kebudayaan dan Kepariwisataan Tahun 2014

Pangkalpinang – Kepariwisataan yang merupakan agenda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sebagai the next destination selalu digaungkan oleh pemerintah. Karena Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memiliki potensi daerah wisata yang belum optimal untuk digali.

Maka dari itu, pemerintah merasa perlu untuk melaksanakan Rapat Koordinasi Pembangunan Kebudayaan dan Kepariwisataan Tahun 2014 pada hari jum’at tanggal 7 maret 2014 di Serata Terrace Hotel – Pangkalpinang selama 3 hari. Dalam acara tersebut tampak hadir Assisten Sekretariat Bidang Administrasi dan Umum Najamudin yang mewakili Gubernur, Kadisbudpar Provinsi Kepulauan Babel Drs. Ahmad Rizal, M.Si, , Kepala Bappeda Provinsi Kepulauan Babel Yan Megawandi, dan P2Par ITB Yani Adriyani.

Adapun materi yang dibahas pada rakor kali ini mengenai “Kebijakan pembangunan kebudayaan dan pariwisata Provinsi Kepulauan Bangka Belitung” yang disampaikan oleh kepala Bappeda.

Beberapa hal-hal lainnya yang akan dibahas adalah mengenai Penjabaran APBD, Strategi untuk meningkatkan sinergitas dan koordinasi kebudayaan dan kepariwisataan, dan Penyatuan persepsi dan mengkomunikasikan hal – hal yang dapat menghasilkan kesepakataan kepariwisataan berdasarkan isu-isu utama.

Pada kesempatan tersebut, Assisten Sekretariat Bidang Administrasi dan Umum Najamudin yang mewakili Gubernur menyampaikan sambutannya. Beliau mengatakan ada beberapa aspek yang harus diperhatikan dan dipersiapkan dalam pelaksanaan pembangunan kebudayaan dan pariwisata, yaitu aspek sosial, lingkungan dan politik, yang diperlukan untuk pembangunan yg adil dan merata.

“Semoga program yg ada di Disbudpar ini mempunyai kontribusi dan peran yang besar, sehingga posisi ini menjadikan sektor pariwisata sebagai sektor unggulan, dan  hasil pembangunan nanti dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat dari generasi kegenerasi.” ujar Najamudin.

Ia pun mengatakan, ada suatu kebanggaan tersendiri bahwa beberapa tahun kebelakang ini Babel mendapat penghargaan dalam kepariwisataan, salah satunya yaitu Indonesia Tourism Work dimana Babel sebagai daerah destinasi favorit 2013. Prestasi yang cukup besar dibidang pariwisata bagi Babel sebagai provinsi yang masih muda.

Selanjutnya acara berlanjut kepada paparan dari Kepala Bappeda Provinsi Kepulauan Babel Yan Megawandi sebagai pembukaan serangkaian acara rapat koordinasi. Ia mengungkapkan beberapa permasalahan yang dihadapi dalam hal kepariwisataan. Pertama, bagaimana memberdayakan masyarakat untuk meningkatkan ekonomi dalam pariwisata dan menggeser sektor pertambangan yang masih menjadi sektor favorit di Babel. Tambang timah yang diekploitasi kapan pun dan dimana pun ini dapat berdampak buruk kepada kerusakan lingkungan yang cukup parah. Hal ini membuat Bangka di posisi yang kurang baik dalam hal kerusakan lingkungan di daerah Indonesia. Kedua kualitas SDM yang perlu ditingkatkan untuk bersaing dengan daerah-daerah lain, karena Babel sangat perlu dalam hal tersebut. (K5/TMC)

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Khalimo
Fotografer: 
Khalimo
Editor: 
Khalimo