Realisasi Pembangunan KEK Tanjung Kelayang Tercepat

Tanjungpandan – Realisasi pembangunan KEK pariwisata Tanjung Kelayang, Kabupaten Belitung menjadi yang tercepat se Indonesia. Hanya berselang waktu enam bulan setelah ditetapkan Presiden Maret lalu, sudah mulai terlihat geliat pembangunan di kawasan tersebut. Dipastikan kawasan Tanjung Kelayang dapat menjadi penunjang perekonomian.

"Pembangunan KEK Tanjung Kelayang ini tercepat dan pertama di Indonesia. Sektor pariwisata menjanjikan pertumbuhan perekonomian dengan pesat. Semua dapat dirasakan masyarakat, sehingga pendapatan per kapita menjadi tinggi dan mengurangi pengangguran,” kata Arief Yahya Menteri Pariwisata RI saat peletakan batu pembangunan hotel di Tanjung Kelayang, Jumat (2/8/2016).

Berkembangnya kawasan Tanjung Kelayang berpengaruh pada indeks kebahagiaan seperti Kepulauan Riau dan Bali. Arief mengharapkan pengembangan kawasan ini dapat bersaing dengan negara lain seperti Thailand dan Malaysia. Pemerintah pusat akan mengucurkan dana lebih kurang Rp18 triliun untuk pembangunanan infrastruktur.

“Beberapa pembangunan yang akan dilakukan di antaranya, pembangunan bandara internasional –Bandara Hanandjoeddin Belitung–, penambahan daya listrik dan perbaikan jalan,” kata Arief.

Hal senada disampaikan Rustam Effendi Gubernur Kepulauan Bangka Belitung. Menurutnya, pariwisata dapat menjadi pilar strategis pembangunan nasional yang ramah lingkungan. Sektor ini juga sebagai sumber devisa negara membanggakan dan menggeser kedudukan komoditas minyak kelapa sawit, batubara minyak serta gas bumi.

Pembangunan resort, hotel dan homestay dapat menambah semangat kerja nyata di sektor pariwisata. Ini dalam rangka mewujudkan kunjungan wisata mancanegara sebanyak 20 juta dan wisatawan nusantara 275 juta pada tahun 2018. Pembangunan tersebut juga berdampak menyemarakan penanaman modal usaha serta membuka lapangan pekerjaan baru.

“Sehingga roda perekonomian masyarakat berjalan. Selain peletakan batu pertama pembangunan hotel dan homestay, dalam waktu dekat akan dilakukan penandatanganan MoU antara BTN dengan pemerintah provinsi,” jelasnya.

Cukup Sempurna

Johanna Brismar Skoog, Duta Besar Swedia untuk Indonesia mengatakan, pariwisata di Belitung cukup sempurna. Ke depan akan lebih banyak wisatawan berkunjung ke Belitung, namun perlu ada event memperkenalkan objek wisata. Belitung memilki pantai indah dengan udara sejuk, dan ini menarik dibandingkan Bali dan Jakarta.

"Pertama kali saya ke sini dalam kunjungan dinas membahas kerja sama negara dalam meningkatkan perekonomian masyarakat belitung. Ke depan dipastikan Belitung akan banyak dikunjungi wisatawan,” katanya dengan optimis. 

Sumber: 
Diskominfo Babel
Penulis: 
Evani
Fotografer: 
Suci Lestari
Editor: 
Huzari | Adi Tri Saputra