Ribuan Warga Ikut Gerak Jalan Santai

Pangkalpinang – Ribuan warga mengikuti kegiatan gerak jalan santai di lapangan Kantor Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Minggu (16/11/2014). Sedikitnya dua sepeda motor sebagai hadiah utama dan ratusan hadiah hiburan dipersiapkan bagi peserta beruntung.

Kegiatan yang digelar dalam rangka peringatan HUT ke 14 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, HUT ke 43 Korpri, dan Hari Kesehatan ini secara langsung dibuka Rustam Effendi Gubernur Kepulauan Bangka Belitung.

Sebelum mengibarkan bendera start Gubernur mengatakan, pemerintah provinsi menggelar kegiatan gerak jalan santai agar masyarakat dapat ikut menikmati kegembiraan perayaan hari jadi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Sementara bagi aparatur negara, diharapkan peringatan ini dapat dijadikan sebagai semangat untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Masyarakat hendaknya dapat ikut berperan serta dalam pembangunan di Bangka Belitung ini. Sehingga pembangunan yang telah direncanakan berjalan cepat,” harapnya di hadapan ribuan masyarakat Bangka Belitung, Minggu (16/11/2014).

Gerak jalan santai yang digelar Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung diikuti semua kalangan. Jalur yang digunakan tidak terlalu jauh, dimulai dari depan kantor gubernur, mengarah ke rumah dinas gubernur, masuk ke komplek Bangka Pos, keluar ke Jalan Pulau Pelepas dan selanjutnya ke Jalan Pulau Bangka kembali menuju kantor gubernur.

Selain gubernur tampak sejumlah unsur muspida Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ikut meramaikan kegiatan gerak jalan santai ini. Tak hanya gerak jalan santai, sebab Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mencoba untuk memecahkan rekor Muri dalam kegiatan “Cap Lima Jari Anti Merokok”

Pembangunan membutuhkan masyarakat sehat. Dengan mengikuti kegiatan ini, Gubernur mengharapkan bisa membuat masyarakat menjadi sehat. Sebab diusia ke 14 tahun Provinsi Kepulauan Bangka Belitung masih banyak program belum tercapai. Kendati demikian, sudah ada juga perkembangan, kemajuan sejak berpisah dengan Provinsi Sumatera Selatan.

“Sebagaimana diketahui, 14 tahun lalu Bangka Belitung masih menjadi bagian dari Provinsi Sumatera Selatan. Lalu tepatnya pada tanggal 21 November pada tahun 2000, Bangka Belitung berpisah dengan provinsi kandungnya,” ungkap Gubernur.

Tak akan mungkin proses pembangunan berjalan lancar, jika tidak ada peran serta masyarakat. Ia menambahkan, untuk itu masyarakat Bangka Belitung harus saling bahu membahu melakukan pembangunan di negeri ini. Sehingga tujuan untuk mensejahterakan masyarakat dapat terealisasi dengan cepat.

“Kita mengharapkan masyarakat mendapatkan keadilan dan kesejahteraan,” harapnya.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Adi Tri Saputra | Huzari
Fotografer: 
Adi Tri Saputra
Editor: 
Huzari