Robin: Empat Permasalahan Pengadaan Barang Jasa

cukup memakan waktu, lemahnya daya saing nasional dan tata kelola pengadaan kurang baik.

Robin Asad Suryo Deputi Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/jasa Pemerintah (LKPP) RI, Bidang Monitoring Evaluasi dan Pengembangan Sistem Informasi mengatakan, Inpres Nomor 1 tahun 2015 dan Perpres No 4 tahun 2015 memberikan perintah kepada gubernur/walikota/bupati untuk melaksanakan pengadaan secara elektronik.

“Ada permasalahan tersisa yakni, efisiensi belanja negara, proses pengadaan barang dan jasa yang cukup memakan waktu, lemahnya daya saing nasional dan tata kelola pengadaan kurang baik,” jelasnya saat Rakor LPSE se Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, di ruang Membalong 2, Hotel Bahamas, Kabupaten Belitung, Rabu (5/5/2015).

Lebih jauh ia menjelaskan, penerapan e-procurement (pengadaan) diharapkan dapat meminimalisir permasalahan tersebut. Terutama dengan penyederhanaan prosedur, mengurangi ekonomi biaya tinggi, mendorong terjadinya pesaingan usaha yang sehat, melindungi usaha kecil, meningkatkan penggunaan produksi dalam negeri, meningkatkan profesionalisme pelaksana pengadaan dan penyelarasan aturan.

LPSE diharapkan dapat mengkoordinasikan standarisasi pelayanan, kapasitas infrastruktur dan keamanan sistem informasi. Ia menambahkan, ini merupakan maksud pelaksanaan rakor. LPSE sebagai ujung tombak harus dapat lebih memahami dan menajamkan kemampuan berkaitan dengan aturan (regulasi), sistem e purchasing (pembelian), sistem e-tendering (tender) dan menjadi LPSE yang terstandar.

Tak hanya itu, sebab Robin juga mengharapkan peserta mempunyai pemahaman mengenai regulasi elektronik procurement sebagai dasar hukum, hingga bagaimana philosophy (filsafat) dasar standar LPSE:2014. Selanjutnya peserta diberi pemahaman terkait 17 standar LPSE:2014, pelatihan terkait aplikasi elektronik tendering, Sistem Informasi Kinerja Penyedia (SiKaP), e-purchasing.

“Aplikasi-aplikasi lain juga diberikan untuk mendukung pelaksanaan elektronik government procurement,” jelasnya.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Evani
Fotografer: 
Nona Dian Pratiwi
Editor: 
Huzari