Rom Rodana: Keterbukaan Informasi Penting!

Bangka Selatan – Keterbukaan informasi sudah menjadi kebutuhan masyarakat dan harus dipenuhi. Sehingga masyarakat mengetahui kegiatan yang dilakukan pemerintah selama ini. Sejak diterbitkan Undang-Undang No 40 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, membuat arus informasi semakin cepat.

Rom Rodana Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menjelaskan, keterbukaan informasi sudah menjadi kebutuhan masyarakat. Keberadaan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) merupakan salah satu wadah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap informasi tersebut.

“Jika dulu Kelompencapir, namun setelah reformasi diubah menjadi KIM. Melalui KIM ini pemerintah dapat memberitahukan apa saja yang telah dilakukan pemerintah selama ini,” jelasnya saat membuka kegiatan Sosialisasi KIM wilayah Kabupaten Bangka Selatan, di Hotel Grand Marina, Toboali, Kamis (2/10/2014).

Keberadaan KIM sangat dibutuhkan. Ia menjelaskan, terutama untuk menyerap dan menyebarluaskan informasi kepada masyarakat. Saat ini di Bangka Selatan telah ada kelompok masyarakat yang menjalankan aktivitas KIM, namun sementara ini masih belum dibina dan dilembagakan. Namun ke depan, kelompok yang ada di masyarakat tersebut akan diregulasi dan didata keberadaannya.

Agar KIM dapat menjalankan fungsinya dengan baik, ungkapnya, harus terus menerus melakukan koordinasi dengan Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bangka Selatan. Dengan adanya kegiatan sosialisasi dari pemerintah provinsi, diharapkan KIM berkembang pesat. Selain itu, peran dan fungsi KIM terlihat nyata di masyarakat.

“Kegiatan KIM harus diestafetkan ke masyarakat, karena KIM penting dan dapat meningkatkan serta menggerakkan roda perekonomian,” ungkapnya.

Bertindak sebagai pemateri kegiatan sosialisasi kali ini, Noviar Ishak Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) dan Jon Tuahdi Saragih Kepala Bidang Sarana Komunikasi dan Diseminasi Informasi Diskominfo Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dengan moderator Heru Subagio Kasi Sarana Diskominfo Babel. Adapan peserta sosialisasi di antaranya, camat, lurah, kades serta masyarakat yang tergabung dalam KIM di Bangka Selatan.

Sebelumnya Alfian Zulkarnain Ketua Panitia Pelaksana Kegiatan Sosialisasi KIM menjelaskan, salah satu dasar pelaksanaan kegiatan ini yaitu Undang-Undang No 14 tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi Publik. Pelaksanaan sosialisasi ini digelar di seluruh kabupaten/kota se Bangka Belitung. Adapun tujuannya untuk meningkatkan peran serta masyarakat dalam pembangunan.

“Selain itu bertujuan menyediakan sarana kebutuhan informasi masyarakat. Melalui kelompok tersebut diharapkan dapat mewujudkan jaringan komunikasi dengan media komunikasi dua arah, sehingga tercipta rasa kebersamaan dan kesatuan bangsa,” tegasnya.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Rizky | Huzari
Fotografer: 
Rizky
Editor: 
Huzari