Sekda Berbuka Puasa Ala Sepintu Sedulang

RIAU SILIP - Nuansa budaya Sepintu Sedulang masyarakat Bangka tampak terlihat jelang berbuka puasa di Masjid Al Iklas, Banyu Asin, Kecamatan Riau Silip, Kabupaten Bangka, Kamis (3/7/2014). Masyarakat setempat berduyun-duyun membawa dulang berisi makanan untuk menjamu rombongan Syahrudin, Sekda Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ketika melakukan perjalanan safari Ramadan.

Sebagaimana diketahui, kebiasaan masyarakat Bangka menjamu tamu dengan adat Sepintu Sedulang. Adapun yang dimaksud Sepintu Sedulang yakni, setiap rumah (diibaratkan pintu) membawa sebuah dulang. Di mana dulang tersebut berisi beraneka macam makanan untuk disantap bersama. Budaya ini dipertahankan masyarakat, sebab dapat meningkatkan tali silaturahim. Tidak ada perbedaan antara masyarakat dengan pejabat ketika menyantap makanan di dalam dulang.

Ada yang menarik mengenai pembagian tugas kepada masyarakat untuk mempersiapkan tradisi Sepintu Sedulang ini. Bagi masyarakat yang tinggal di arah sebelah kanan masjid ditugaskan membawa takjilan berbuka puasa. Sedangkan masyarakat yang tinggal di arah sebelah kiri masjid mempunyai tugas menyediakan nasi beserta lauk pauk.

Makanan yang disediakan biasa saja, namun menggugah selera. Nasi merah, lempah kuning, lempah darat, sayur asem dan berbagai jenis makanan khas Bangka tersaji di atas dulang. Nuasa kekeluargaan lekat terasa ketika rombongan safari Ramadan dan masyarakat makan bersama. Apalagi ditambah siraman rohani dari Ust H Zakaria Ismail.

Sebelum menyerahkan bantuan, Sekda mengatakan, kunjungan ke masjid ini merupakan agenda pemerintah provinsi setiap bulan ramadan yakni, bagian program safari ramadan. Pemerintah provinsi mengucapkan banyak terima kasih atas sambutan yang baik ini. Salah satu buktinya yaitu, banyak sekali hidangan berbuka puasa yang disediakan masyarakat.

"Ini merupakan wujud penerimaan yang baik dari masyarakat. Karena makanan yang disediakan banyak, maka porsi makan kami pun banyak," canda Sekda.

Sekda menilai masjid Al Iklas ini cukup bagus. Dengan adanya bantuan yang diberikan pemerintah provinsi, diharapkan dapat lebih memakmurkan masjid. Tak hanya fasilitas masjidnya saja yang bagus, namun jemaah masjid juga bertambah banyak. Beberapa bantuan peralatan di antaranya, vakuum cleaner, kipas angin, toa, sajadah untuk kebutuhan masjid.

Sementara Asli Camat Riau Silip mengatakan, masyarakat daerah ini bermata pencarian di sektor pertanian. Mudah-mudahan dengan kedatangan rombongan safari Ramadan dapat lebih memperhatikan masyarakat di desa ini. Jika ada bantuan di bidang pertanian, hendaknya masyarakat desa ini mendapatkan bantuan tersebut.

"Kedatangan rombongan safari Ramadan ini menjadi kebanggan bagi masyarakat kami," jelasnya.(hzr/rf)

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Huzari | Rizky
Fotografer: 
Rizky
Editor: 
Huzari