Sektor Pariwisata Mendorong Perekonomian Rakyat

Pangkalpinang – Sektor pariwisata harus dapat menjadi pendorong pertumbuhan perekonomian masyarakat. Pasalnya sektor pertambangan sudah tidak lagi bisa menjadi andalan. Selain itu, pemerintah pusat telah menetapkan Bangka Belitung menjadi salah satu destinasi wisata nasional. Ini merupakan peluang bagi pemerintah daerah untuk mengembangkan sektor pariwisata.

Didit Srigusjaya Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengatakan, Bangka Belitung merupakan negeri kaya sumber daya alam, khususnya timah. Namun saat ini sektor tambang timah bukan lagi prioritas, mengingat sudah tidak relevan dalam program pembangunan ke depan. Masyarakat diimbau dapat menggali program-program strategis guna menopang perekonomian pasca timah.

"Kita bersama menggali program strategis untuk menopang perekonomian pasca timah. Saat ini yang dapat mendorong perekonomian masyarakat yaitu sektor pariwisata,” kata Didit saat saat Rapat Paripurna Istimewa Mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI dalam rangka Peringatan HUT ke 71 RI, di Ruang Sidang DPRD Provinsi Bangka Belitung, Selasa (16/8/2016)

Lebih jauh Didit menjelaskan, ditetapkan Bangka Belitung menjadi salah satu destinasi wisata nasional memberi peluang kepada pemerintah daerah untuk mengembangkan sektor pariwisata. Masyarakat dapat turut mendukung program pemerintah mengembangkan pariwisata dengan selalu menjaga kondisi yang kondusif.

Terciptanya kondisi kondusif, jelasnya, akan menarik investor luar untuk datang. Sehingga mampu meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Bangka Belitung. Sebagai rakyat Indonesia wajib mendahulukan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi, meningkatkan rasa solidaritas bangsa dan menjaga persatuan.

Salah satu program Nawa Cita Presiden Joko Widodo meningkatkan ketahanan pangan nasional. Menurut Didit, ini sejalan dengan visi Pemerintah Provinsi Bangka Belitung. Jadikan sektor pertanian menjadi sektor unggulan setelah sektor pariwisata. Terdapat beberapa kendala peningkatan perekonomian melalui sektor pertanian di antaranya, rendahnya harga hasil pertanian seperti harga sawit, karet, lada dan lainnya.

"Guna memperbaiki perekonomian, Pemerintah Provinsi Bangka Belitung melalui hak inisiatif dewan telah membentuk Raperda Penyangga Harga Karet yang saat ini sedang dalam pembahasan. Hal ini merupakan salah satu bentuk perjuangan dan kerja nyata mensejahterakan masyarakat,” ungkapnya.

Sumber: 
Diskominfo Babel
Penulis: 
Suci Lestari
Fotografer: 
Evani
Editor: 
Huzari | Adi Tri Saputra