Seperti Apa Pendidik yang Inovatif di Era Revolusi Industri 4.0? Begini Kata Djamaludin Ancok

Pangkalpinang - STKIP Muhammadiyah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar seminar pendidikan bagi para civitas pendidikan yang berasal dari kalangan kepala sekolah dan guru-guru di Babel. Prof. Dr. Djamaludin Ancok, Ph.D menjadi narasumber utama dalam memberikan materi seminar pendidikan yang bertemakan “Menjadi Pendidik yang Inovatif di Era Revolusi Industri 4.0” di Ruang Pertemuan Gedung STKIP Muhammadiyah, Jumat (17/1).
Prof.Dr. Djamaludin Ancok, Ph.D merupakan seorang dosen terkemuka yang telah berkecimpung di bidang Penulis Jurnal Internasional dan Penyaji Makalah Internasional di 36 Negara (USA, Canada, Tunis, New Delhi, Kun Ming, Bangkok, Kuala Lumpur, Sabah, Adolaldo, Canberra, Istanbul, Doha, Taipei, Auckland, Samarkand, Brno, Kobe, Singapura, Hongkong, Seoul, dan lainnya) .
Seminar pendidikan yang mengangkat tema “Menjadi Pendidik yang Inovatif di Era Revolusi Industri 4.0” merupakan bahasan materi utama yang disampaikan oleh Djamaludin Ancok. Ia menyampaikan, era revolusi industri 4.0 digambarkan dengan adanya perubahan dunia yang sangat luar biasa, bahwa nantinya seluruh kehidupan manusia akan dikuasai oleh teknologi.
“Untuk menjadi manusia yang sukses di masa depan, kita harus meninggalkan  cara yang lama. Kuncinya, kuasailah perkembangan ilmu di bidang informasi dan teknologi, sehingga kita tidak terancam oleh zaman,  karena teknologi selalu berinovasi dan berubah super cepat,” tandasnya.
Mari persiapkan generasi bangsa Indonesia yang terampil dalam belajar dan berinovasi, dengan tetap memperhatikan nilai-nilai kebermaknaan hidup (meaning), kebersamaan sebagai manusia sosial (membership), dan matearnity.
Lebih lanjut, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Toni Batubara, menjelaskan bahwa seminar pendidikan ini sangat bermanfaat dan harus diikuti secara baik, agar dapat meningkatkan wawasan bagi para guru bahwa era revolusi industri 4.0 merupakan zamannya serba teknologi digital. Penguasaan teknologi sangat dituntut untuk dikuasai oleh peserta didik untuk menjadi generasi milenial yang  baik.
Ia berharap dalam jangka panjang, generasi bangsa khususnya anak-anak Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menjadi anak yang berkualitas di masa depan.
Hadir dalam seminar ini diantaranya,  Ketua STKIP Muhammadiyah Kepulauan Babel, Ketua Dewan Pendidikan Prov. Kep. Bangka Belitung, Kabid SMA Dinas Pendidikan Prov. Kep. Bangka Belitung, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pangkalpinang, Ketua PGRI Babel, Ketua LPMP Babel, Kepala Sekolah SMA/SMK/SLB se-Babel, dan perwakilan guru-guru se-Babel.

Sumber: 
Dinas Pendidikan
Penulis: 
Meilia
Fotografer: 
Meilia
Editor: 
Uki