siMAYA Percepat Proses Birokrasi

Pangkalpinang – Pengembangan teknologi bertujuan meningkatkan pelayanan pemerintah kepada masyarakat terus ditingkatkan. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) RI meluncurkan program siMAYA guna mendukung peningkatan pelayanan tersebut. siMAYA merupakan aplikasi administrasi perkantoran pemerintah dunia maya.

“Aplikasi ini dapat digunakan tanpa harus diinstal dan dapat digunakan secara cuma-cuma,” kata S Juliandri Simanungkalit dari Direktorat eGovernment Kementerian Komunikasi dan Informatika RI saat Rapat Koordinasi Forum SKPD Diskominfo se Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, di Hotel Grand Mutiara, Senin (23/3/2015).

Sejak dikeluarkan surat edaran MenPanRB No.5/2013 tentang Penggunaan siMAYA sebagai aplikasi administrasi perkantoran maya nasional, pemerintah semakin konsisten menerapkan siMAYA. Ia menambahkan, siMAYA merupakan salah satu program berbasis office untuk perkantoran. Kementerian Komunikasi dan Informatika RI bekerja sama dengan Menpan menerapkan aplikasi ini di lingkungan pemerintah.

Lebih jauh ia menjelaskan, Kabupaten Belitung Timur telah mencoba menerapkan siMAYA dalam menjalankan pengelolaan administrasi perkantoran. Seiring perjalanan, siMAYA masih belum bisa diterapkan secara sempurna. Saat ini perkembangan teknologi menuntut pemerintah berperan aktif meningkatkan kualitas dalam mengaplikasikan teknologi dengan menciptakan eGovernment di Indonesia.

“Saat ini teknologi memegang peranan penting di berbagai sektor. Pemanfaatan eGovernment merupakan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi dalam proses pemerintahan untuk meningkatkan efesiensi, efektivitas, transparansi dan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan," ujarnya.

Sebagaimana diketahui, selama dua hari terhitung Senin (23/3) hingga Selasa (24/3) Dinas Komunikasi dan Informatika se Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar rakor. Kegiatan ini bertujuan agar program pemerintah di tingkat provinsi dan kabupaten/kota sinergis. Rakor kali ini mengangkat tema “Percepatan Penerapan eGovernment dalam Rangka Peningkatan Kinerja dan Pelayanan Publik”.

Noviar Ishak Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyambut baik keberadaan aplikasi tersebut. Ia mempertanyakan ketegasan Kemenkominfo agar pemerintah wajib menggunakan siMAYA dalam sistem administrasi perkantoran.

"Program pemerintah terkait penggunaan teknologi informasi sudah sangat bagus, tapi banyak instansi belum menerapkannya. Ini dikarenakan tidak ada keharusan ataupun sanksi," ungkapnya.

Menanggapi pernyataan ini Juliandri menjelaskan, pemerintah saat ini belum bisa memberikan sanksi terkait belum maksimalnya penggunaan teknologi informasi di Indonesia. Hal ini dikarenakan setiap daerah belum dilengkapi infrastruktur memadai untuk bisa mengakses aplikasi-aplikasi tersebut.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Imelda Ginting
Fotografer: 
Adi Tri Saputra | Rizky
Editor: 
Huzari