Strategi Mengemas Majalah Internal dan Eksternal

Bengkulu - Terdapat beberapa strategi mengemas dan mengembangkan media internal maupun eksternal. Salah satunya yaitu menetapkan visi misi. Sebab visi misi dapat membuat arah komunikasi yang dipublikasikan melalui media menjadi lebih terarah.

Teguh Poeradisastra Redaktur Pelaksana Kompartemen Majalah SWA mengatakan, visi harus diterapkan melalui tindakan. Sebaliknya jika tindakan tanpa visi akan menjadi kenangan belaka. Karena media dapat menjadi sarana untuk mensosialisasikan kebijakan perusahaan.

"Semua kebijakan yang baik, dapat disampaikan melalui media. Itulah salah satu fungsi media internal. Selain memberitahukan, media juga harus dapat membuat pembaca bertindak dan memahami," jelasnya saat workshop Inhouse Magazine bertema "Create the Content and Publish Your Reputation, di Bengkulu, Kamis (6/2/2014).

Media internal dapat dikerjakan pegawai sendiri atau menggunakan jasa alih daya (outsource). Ia menambahkan, namun penggarapan media akan lebih baik dikerjakan oleh pegawai instansi atau perusahaan pemilik media. Sebab pegawai tersebut lebih mengerti dengan kondisi perusahaan.

Berdasarkan khalayak, jelasnya, harus ada strategi pendekatan kepada khalayak pembaca melalui isi media. Pada dasarnya, pendekatan isi majalah internal dan eksternal tidak berbeda jauh. Sebab fungsi membuat majalah yaitu untuk membangun komunikasi dan transparansi dengan pihak-pihak berkepentingan. Hal tersebut guna membangun suasana yang kondusif.

"Tujuan media eksternal membangun komunikasi atas dasar publik relationship. Membangun komunikasi dan transparansi dengan external audience. Selain itu memyebarluaskan reputasi dan tanggungjawab sosial perusahaan serta menginformasikan kegiatan perusahaan," paparnya.

Sedangkan tujuan majalah internal, menanamkan semangat korps, meningkatkan sense of belonging, meningkatkan motivasi dan produktivitas serta meningkatkan pengetahuan dan menambah wawasan. Ia menambahkan, selain itu media internal juga dapat mendorong motivasi di kalangan internal. Tak kalah penting, setiap media harus mempunyai tujuan khalayak pembaca yang jelas.

"Tentukan target audience dengan jelas, termasuk segmennya. Hal itu berkaitan dengan pemilihan topik dan gaya bahasa yang digunakan," ungkapnya.(hzr/adt/rf/an)

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Huzari | Rizky
Fotografer: 
Adi Tri Saputra
Editor: 
Huzari