Target 2032, Indonesia jadi Tuan Rumah Olimpiade dan Paralimpiade

PANGKALPINANG -- Kesuksesan menjadi tuan rumah ajang pertandingan olahraga tingkat ASIAN menjadi tolak ukur bagi Indonesia untuk bisa menjadi tuan rumah Olimpiade dan Paralimpiade tahun 2032. Keinginan tersebut telah ditindaklanjuti Presiden melalui surat pengajuan sebagai kandidat tuan rumah.

Demikian disampaikan Toni Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung saat apel membacakan sambutan Kemenpora momentum Peringatan Hari Olahraga Nasional yang ke-36 Tahun 2019 di lapangan Kantor Gubernur Babel, Senin (9/9/2019).

"Surat sudah disampaikan kepada Presiden International Olympic Committee (IOC) melalui Duta Besar Indonesia di Swiss. Kita juga berharap pencak silat yang merupakan olahraga asli rakyat Indonesia mampu dipertandingkan dalam ajang bergengsi tersebut," harapnya.

Rangkaian Pencak Silat Road to Olympic telah dilakukan tidak hanya diskusi-diskusi bersama pakar olahraga, namun telah dilakukan pelatihan-pelatihan secara profesional di berbagai negara. Hal ini untuk menunjukan keseriusan agar Pencak Silat bisa masuk dalam cabang olahraga yang dipertandingkan di ajang Olimpiade.

Selanjutnya untuk optimalisasi pemassalan dan pembudayaan olahraga, sesuai Intruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2017 tentang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) yang juga ditindaklanjuti dengan Peraturan Menpora RI Nomor 18 Tahun 2017 tentang Gerakan Ayo Olahraga,  bersama-sama melaksanakan gerakan olahraga secara masif dan meluas di semua lapisan masyarakat.

"Semangat mengajak semua lapisan masyarakat untuk melakukan olahraga secara rutin dan secara teratur, baik pelajar, masyarakat, pekerja, karyawan dan semuanya. Bahkan warga binaan yang ada di Lembaga Permasyarakatan," jelasnya.

Olahraga harus menjadi kebutuhan hidup dan menjadi gaya hidup. Ia menambahkan, permasalahan terbesar saat ini yakni derajat kebugaran masyarakat Indonesia yang masih rendah. Dengan Gerakan Ayo Olahraga diharapkan akan menjawab permasalahan tersebut.

"Dengan kesegaran jasmani yang bagus, dengan kesehatan yang bagus, terutama adik-adik pelajar kita, maka memudahkan lahirnya bibit-bibit yang berpotensi menuju pentas nasional dan dunia di masa selanjutnya," tandasnya.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Huzari
Editor: 
Padli