Target Pelayanan Publik Berstandar ISO 9001:2008

Bangka Tengah – Wajib pajak semakin dipermudah menunaikan kewajiban membayar pajak. Pasalnya sudah ada Kesepakatan Bersama tentang Pelayanan Prima Samsat di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Selain itu, ada target peningkatan citra dan kinerja pelayanan publik berstandar ISO 9001:2008.

Upaya peningkatan pelayanan tersebut terungkap saat kegiatan Rapat Koordinasi PKB dan BBNKB dengan instansi terkait di Hotel Soll Marina, Kabupaten Bangka Tengah, Jumat (12/6/2015).

Amran Kabid Pajak Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menjelaskan, rapat kali ini membahas tentang salah satu pasal dalam Peraturan Bersama. Pembahasan tersebut dalam rangka akuntabilitas dan transparansi besaran nominal pembayaran Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

“Selain itu mengenai Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (PKB/BBN-KB) dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ). Ini dimasukkan dalam Surat Ketetapan Pajak Daerah untuk disetorkan pada bank,” jelasnya.

Tak hanya itu, sebab dibahas pula mengenai layanan Samsat keliling (Samling). Samling merupakan layanan pengesahan STNK, PKB dan SWDKLLAJ tahunan (teliti ulang) menggunakan kendaraan bermotor. Samling beroperasi dari suatu tempat ke tempat lain, antar kabupaten/kota dalam wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Hans Perwakilan Honda Niaga Bangka menyampaikan masukkan dari konsumen di lapangan. Masukan tersebut terkait pajak progresif yang diterapkan kepada pemilik kendaraan lebih dari satu. Akibat pajak progresif tersebut membuat kehilangan pelanggan.

Menjawab masukan ini, Amran menegaskan, pajak progresif sudah diatur dalam Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi. Kebijakan tersebut berlaku secara nasional. Jika nama atau alamat pemilik kendaraan sama dikenakan pajak progresif.

“Kebijakan mengenai pajak progresif ini berlaku secara nasional,” ungkapnya.

Sumber: 
DPPKAD Babel
Penulis: 
Lisia Ayu Andini
Fotografer: 
Fatwa Omaya | Adinda Chandralela
Editor: 
Huzari