Temu Alumni ISBA Yogyakarta Asisten III Bidang Administrasi Umum, Darlan, merasa bangga melihat keakraban diantara para alumni ISBA yang tetap terjalin di usia mereka yang sudah tua.

Pangkalpinang - Usia yang sudah tua bukan menjadi tolak ukur dari ikatan persaudaraan dan kekeluargaan. Hal tersebut dibuktikan dengan masih kuatnya Ikatan Alumni Siswa Bangka yang di masa mudanya pernah bersama-sama menjalankan studi di Yogyakarta. Mereka menyempatkan diri untuk berjumpa dalam acara Temu Alumni ISBA Yogyakarta yang dilaksanakan di Gedung Mahligai, Rumah Dinas Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Sabtu (17/1).

Alumni ISBA Yogyakarta yang berasal dari angkatan 1962 hingga 1975 dan datang dari berbagai kota ataupun daerah dengan latar belakang berbeda, sengaja bersilahturahmi untuk menghadiri acara tersebut.

“Di sini saya merasa paling muda di antara Abang dan Ayuk sekalian. Saya salut kek semue e meski umur la tue masih tetap saling mengenal, kompak, dan semangat. Sungguh luar biasa, cara bicara e sistematis. Memang orang Bangka banyak orang pintar dan hebat, ngeri ku sebener e," kata Darlan dengan menggunakan logat dan bahasa Bangka saat membuka acara Temu Alumni ISBA Yogyakarta.

"Kami yang muda ini perlu bimbingan dari Abang kek Ayuk sekalian yang sudah banyak makan asam garam. Perlu banyaknya masukan demi perkembangan daerah Provinsi Kepulauan Bangka Beitung," lanjut Darlan.

Acara Temu ini dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama merupakan acara “bekisah” sesama alumni dengan aturan, harus menggunakan bahasa dan logat Bangka, dilanjutkan dengan sesi kedua yang merupakan acara Bank Alumni Peduli. Dalam acara tersebut, sesama alumni saling memberikan saran dan kontribusi demi kemajuan Bangka Belitung.

Acara diikuti oleh mantan Kepala Bakuda Prov. Kep. Babel, Dosen Besar Djamaludin Ancok, Dekan Fisipol UBB, serta mantan pejabat pemprov lainnya.

 

Sumber: 
Dinas Pendidikan
Penulis: 
Meilia
Fotografer: 
Meilia
Editor: 
Uki