Terima Kunjungan DPRD Kabupaten Bangka Selatan, Basel Punya Potensi Besar

PANGKALPINANG - Kepala Bappeda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Fery Insani menilai, Kabupaten Bangka Selatan memiliki potensi yang besar, baik itu dari sumber daya alam dan sumber daya manusia. 

Menurutnya, pada saat bertemu dengan Anggota Komisi III, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bangka Selatan, KISS (Kawasan Industri Sadai dan Sekitarnya), dapat menjadi salah satu pemantik, agar Bangka Selatan dapat berlari cepat.

"Bangka Selatan mempunyai potensi, tinggal bagaimana kita mengolah dan bekerja keras dalam memanfaatkan potensi yang ada di Bangka Selatan. Selain itu, perlu didorong ekonomi dan sosial agar dapat lebih baik lagi," ungkapnya di Ruang Buku Limau, Kantor Bappeda Kep. Babel, Kamis (2/7/20).

Anggota Komisi III, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bangka Selatan, Samsir mengatakan, kunjungan DPRD Kab. Bangka Selatan ke Bappeda Kepulauan Babel untuk berkoordinasi mengenai perencanaan pembangunan di Bangka Selatan.

"Kami sengaja datang ke bappeda, untuk mengetahui rencana pembangunan kewilayahan apa yang akan dilakukan di Bangka Selatan di tahun 2021," ungkapnya.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Bappeda Kepulauan Babel, Joko Triadhi menjelaskan, adapun yang digunakan sebagai dasar Pemprov. Kepulauan Babel dalam menentukan kebijakan pembangunan kewilayahan di kabupaten/kota, salah satunya adalah melalui penilaian terhadap capaian pembangunan di daerah tersebut.

Dari capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Bangka Selatan, menurutnya, masih perlu dilakukan intervensi. Termasuk juga dari pertumbuhan ekonomi di Bangka Selatan yang sebesar 2,61 persen di tahun 2019, masih berada di bawah pertumbuhan ekonomi provinsi sebesar 3,32 persen.

"Dari capaian pembangunan yang telah diraih, kami bisa menarik suatu kesimpulan bahwa, kebijakan prioritas yang patut didorong dan perlu untuk dilakukan intervensi melalui program dan kegiatan di Bangka Selatan, antara lain seperti meningkatkan IPM yang berfokus pada peningkatan bidang pendidikan, kesehatan, daya beli masyarakat. Selain itu, perlu dilakukan upaya-upaya untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dengan mendorong pertumbuhan sektor pertanian, perkebunan, kelautan, dan perikanan yang menjadi sektor unggulan daerah," ungkapnya.

Sinergisitas antara pemerintah kabupaten/kota, provinsi, dan pusat juga penting dilakukan dalam membangun Bangka Selatan. KISS sudah masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional tahun 2020-2024, menurutnya demi mendukung hal tersebut perlu ada roadmap yang jelas dalam pengembangannya.

"Untuk sektor pertanian, Bangka Selatan didorong untuk menjadi lumbung pangan. Oleh karena itu, banyak kegiatan pertanian difokuskan, seperti pembangunan irigasi, selain itu dikembangkan juga kawasan agropolitan dan teknopark lada," ungkapnya.

Sumber: 
Bappeda
Penulis: 
Rizky Fitrajaya
Fotografer: 
Rizky Fitrajaya
Editor: 
Listya