Tindak Lanjuti Hasil Rakornas Ditjen Dukcapil, DP3ACSKB Babel Gelar Rapat Teknis

Pangkalpinang-- DP3ACSKB Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar Rapat Teknis Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan Tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2019 di Hotel Bangka City Senin (25/2/2019). Rapat ini merupakan tindak lanjut Rakornas Ditjen Dukcapil di Makasar 7-9 Februari 2019.
 
Acara ini dibuka oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Yulizar Adnan. "Ada empat amanat rakornas Makasar yaitu pertama tuntaskan perekaman KTP-el sebelum pelaksanaan pileg dan pilpres 2019, kedua selesaikan cetak Print Ready Record atau yang dikenal PRR,  yang ketiga dukungan pemerintah dalam pelaksanaan Kartu Identitas Anak(KIA) dan yang keempat Dukcapil Go Digital yakni Kepala Dinas Dukcapil menggunakan tanda tangan elektronik," jelas Yulizar.
 
Ditambahkan oleh Yulizar,  penggunaan tanda tangan elektronik ini guna memberikan layanan yang lebih cepat, mudah dan aman. Kegiatan yang dihadiri oleh Kepala Dukcapil Kabupaten/Kota se-Bangka Belitung ini menghadirkan narasumber Direktur Pendaftaran Penduduk Ditjen Dukcapil Kemendagri David Yama, narasumber dari Badan Siber dan Sandi Negara RI (BSSN) Yogi Nur Hakim dan Kepala DP3ACSKB Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Susanti.
 
"Bekerjasama dengan BSSN RI kita menuju Dukcapil Go Digital yang nantinya tanda tangan Kepala Dinas menggunakan tanda tangan elektronik yang secara regulasi telah diatur dalam Permendagri Nomor 7 Tahun 2019, namun tanda tangan manual masih berlaku hingga akhir 2019 nanti," jelas David.
 
Kabid Dukcapil DP3ACSKB Babel Amarullah  menyampaikan tujuan diselenggarakannya kegiatan ini untuk mengharmonisasikan kebijakan bidang administrasi kependudukan antara pusat dan daerah dan untuk menyamakan persepsi tentang permasalahan-permasalahan yang terjadi dalam bidang administrasi kependudukan.
 
Kepala DP3ACSKB Babel Susanti mengatakan saat ini kurang lebih ada 4000 data yang sudah Print Ready Record (PRR),  sedangkan untuk KIA masih dibawah 50 persen. "Kedepannya kami akan mengupayakan kerjasama dengan banyak pihak swasta seperti toko buku, arena bermain untuk memberikan perlakuan spesial untuk anak yang memiliki KIA ini bisa berupa diskon dan lain sebagainya" jelas Susanti.
 
Susanti juga menambahkan penerapan Dukcapil Go Digital nantinya akan mempermudah administrasi kependudukan, mulai dari kepengurusan akte lahir,  KTP maupun KK. "Sebagai contoh saat ini Kabupaten Bangka Tengah sudah memiliki aplikasi Sistem Pelayanan Administrasi Kependudukan Berbasis Elektronik atau yang dikenal Sipelanduk, yang memudahkan masyarakat untuk membuat akta kependudukan yakni bisa melalui sms (short message service),"tambah Susanti.
 
 
Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Lisia Ayu
Fotografer: 
Imam
Editor: 
Fitra