TINGKATKAN KESADARAN ADMINDUK, DP3ACSKB GELAR SOSIALISASI

PANGKALPINANG-- Guna meningkatkan kesadaran masyarakat diBangkaY administrasi kependudukan dan pencatatan sipil, DP3ACSKB Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Administrasi Kependudukan di Hotel Bangka City Selasa (12/11/2019). 

Acara dibuka oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Syahruddin. 

Ada empat program yang menjadi fokus Gerakan Indonesia Sadar Adminduk (GISA) yakni program sadar kepemilikan dokumen kependudukan, sadar pemutakhiran data kependudukan,  sadar pemanfaatan data kependudukan dan sadar melayani administrasi kependudukan. 

"berharap agar nantinya dokumentasi kependudukan menjadi suatu kebutuhan bagi masyarakat, jadi apabila tidak memiliki dokumen terasa ada yang kurang", jelas Syahruddin. 

Syahruddin juga mengungkapkan keinginan Dirjen Dukcapil Zudan Arif Fakrulloh yang menginginkan pelayanan administrasi kependudukan tidak terlalu banyak regulasi, agar dipermudah pelayanan bagi masyarakat yang ingin mengurus dokumen kependudukan. 

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Kependudukan Pencatatan Sipil dan Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana (DP3ACSKB) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Susanti saat menjadi narasumber memaparkan pentingnya kepemilikan dokumen kependudukan salah satu contohnya kepengurusan akta kematian bagi warga yang meninggal dunia. 

"Syarat untuk menghapus data orang yang sudah meninggal adalah dengan adanya bukti akte kematian salah satunya diperlukan untuk menghapus data penganggaran BPJS bagi orang yang sudah meninggal ini", terangnya. 

Susanti juga menghimbau apabila ingin daerah kita menjadi Kabupaten/Kota Layak Anak maka seluruh penduduk didaerah tersebut memiliki dokumen kependudukan seperti KK,  KTP, KIA, Akta pernikahan, Akta Perceraian, Akta Kematian. 

Susanti juga menuturkan saat ini sudah ada 16 OPD yang memanfaatkan data kependudukan dan satu OPD yang menggunakan aplikasi DWH (Data Ware House) yakni Bakuda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang digunakan untuk mempermudah mendata pajak kendaraan.

Sumber: 
DP3ACSKB Babel
Penulis: 
Lisya Ayu