Toboali City on Fire Bikin Wagub Bangga

Toboali – Hidayat Arsani Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung bangga terhadap Kabupaten Bangka Selatan. Sebab kegiatan Toboali City on Fire yang digelar selama tiga hari sudah bisa menarik perhatian masyarakat hingga tingkat nasional. Tak hanya itu, kegiatan ini juga menarik perhatian sejumlah media lokal dan nasional.

“Saya merasa bangga terhadap Bangka Selatan, karena telah menunjukkan kemampuan menyelenggarakan kegiatan bertaraf nasional,” jelasnya saat menutup secara resmi kegiatan Toboali City on Fire, di Lapangan Bola Laut Nek Aji, Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, Minggu malam (9/10/2016).

Sebanyak 30 peserta dari umum maupun SKPD di lingkungan pemerintahan kabupaten/kota se Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengikuti kegiatan bertema kekhasan alam Bangka Selatan ini. Kegiatan yang digelar sejak tanggal 7 hingga 9 Oktober tersebut disemarakkan Photo Competition, Fashion Carnaval, Habang Festival, Bikepacker, Color Run dan beberapa acara lainnya.

Hal senada disampaikan Justiar Noer Bupati Bangka Selatan. Ia menjelaskan, ini bukan hanya kegiatan pemerintah, tapi merupakan kegiatan masyarakat. Jadi, masyarakatlah yang membuat dan menjaganya. “Alhamdulillah, dengan kegiatan ini Bangka Selatan mulai memperlihatkan auranya,” kata Bupati.

Sementara Rivai Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengatakan, bidang pariwisata harus berjalan berdampingan dengan sektor-sektor lainnya. Sehingga dapat saling bersinergi memaksimalkan potensi wisata. Masyarakat juga harus pandai menyambut wisatawan dengan menunjukan sikap ramah.

“Even ini merupakan tonggak kemajuan pariwisata di Bangka Selatan. Diharapkan masyarakat Bangka Selatan bisa terus berkarya dengan even-even lainnya. Sehingga dapat menarik perhatian masyarakat Indonesia hingga mancanegara,” tegasnya.

Penyeimbang Belitung

Tazbir Asisten Deputi Bidang Pengembangan Segmen Pasar Bisnis dan Pemerintahan Kementerian Pariwisata RI menyambut baik kegiatan ini. Pasalnya kegiatan ini dapat menjadi penyeimbang Belitung yang sudah dikenal lebih dulu. Hendaknya kegiatan ini dapat menjadi pemicu bagi kabupaten lain untuk memajukan pariwisata.

Pelaksanaan kegiatan sebaiknya diagendakan setiap tahun. Ia menambahkan, untuk pelaksanaan kegiatan serupa di tahun depan disarankan agar mengikutsertakan provinsi lain. Ini menjadi suatu keberanian daerah yang dapat membawa kemajuan bagi sektor pariwisata di Bangka Selatan. Sehingga wisatawan tak hanya mengenal Belitung.

“Supaya lebih semarak, mungkin tahun depan kita bisa mengundang provinsi lain. Ada tiga hal harus dijaga untuk mengembangkan sektor pariwisata yakni, aman, tertib dan bersih. Jika itu terjaga, wisatawan yang datang senang dan akan kembali lagi ke daerah kita,” kata Tazbir. 

Sumber: 
Disbudpar Babel
Penulis: 
Ernawati Arif
Fotografer: 
Rafiq
Editor: 
Huzari | Adi Tri Saputra