Wagub Bahas Pengelolaan Keuangan dan Aset Pendidikan

Pangkalpinang - Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Wagub) , Abdul Fatah didampingi Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Ketua MKKS SMA dan Ketua MKKS SMK melakukan pertemuan dengan Kepala Sekolah SMA/SMK/SLB se-Bangka Belitung guna membahas pengelolaan keuangan dan asset  pendidikan sekolah di ruang Pertemuan SMA Negeri 3 Pangkalpinang, Selasa (9/10).

Wagub mengatakan bahwa Anggaran pendidikan perlu dikelola sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Saya mau pengelolaan anggaran pendidikan pada setiap sekolah harus dapat dikelola dan dapat dipertanggungjawabkan secara baik dan benar, sesuai dengan peraturan yang berlaku”, tegasnya.

Selanjutnya ia menegaskan jangan menyalahgunakan anggaran yang diberikan kepada hal yang merugikan nama baik institusi ataupun sekolah, apalagi kondisi persoalan keuangan saat ini semakin rumit, maka kita akan bertindak tegas yang dalam hal ini pihak BPK, BPKP, dan Inspektorat melakukan pengawasan dan pemeriksaan terhadap pengelolaan keuangan. 

"Maka hendaklah dapat berhati-hati dalam cara penggunaan dana Pemerintah Daerah. Untuk itu berdayakan Kasubag TU sekolah agar diberikan pendidikan dan pelatihan dalam hal penataan keuangan, sehingga dalam mengelola keuangan sekolah dapat berjalan baik," kata Wagub.

Kemudian, Wagub menyampaikan bahwa Ujian Nasional Berbasis Komputer Provinsi Bangka Belitung mendapatkan 6 besar dari 34 provinsi, hal ini membuktikan 100 persen sumber daya manusia kita sudah siap akan masuknya era digitalisasi. 

"Perlunya kualitas SDM dalam 3 aspek yakni aspek pengetahuan, aspek teknologi informasi, dan aspek komunikasi. Ketiga aspek ini perlua dikuasai bagi peserta didik kita agar dapat mengikuti kemajuan perkembangan teknologi dan informasi," ungkapnya.

Selain itu ia menambahkan, bahwa peningkatan pembelajaran dan penggunaan Bahasa Asing kepada peserta didik sangat diperlukan, sehingga pengetahuan mereka dapat berkembang dan maju dimanapun mereka berada.

Ia juga berharap budaya gotong royong, saling bahu-membahu dan bekerja sama agar tetap menggelora, sehingga pembangunan daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dapat meningkat dan maju.

Sementara, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Muhammad Soleh menyampaikan bahwa rapat koordinasi ini penting dalam upaya mensinergikan persepsi terhadap kemajuan pembangunan pendidikan sehingga lebih baik ke depannya. 

"Pelaksanan Pelaporan keuangan sekolah setiap semester harus dilakukan secara tepat waktu, dan proses penyelenggaranya dapat dipertanggungjawabkan dengan baik dan benar, sehingga tidak menimbulkan permasalahan dikemudian hari. Maka terkait hal tersebut perlunya kita menambahkan SDM dengan memberdayakan Kasubag TU atau staf TU sekolah, untuk membantu sebagai pengelolaan anggaran keuangan sekolah," harapnya. 
 

Sumber: 
Dinas Pendidikan
Penulis: 
Meilia