Wisata Belitung Go International

Jakarta – Sumber daya alam berupa hasil tambang di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memang masih menjadi primadona. Namun kekayaan alam ini tak dapat diperbaharui, sehingga harus ada trobosan sebagai solusi jika sektor pertambangan sudah tak menjanjikan lagi. Salah satu langkah yang dilakukan pemerintah yakni, gencar mempromosikan sektor pariwisata hingga go international.

Yan Megawandi, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengatakan, potensi pariwisata bisa menaikan perekonomian rakyat Bangka Belitung. Hal ini mengingat hasil sektor pertambangan timah lama kelamaan akan habis, dan tidak lagi menjanjikan untuk membantu meningkatkan perekonomian rakyat.

“Berawal dari ide Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Eko Maulana Ali, sejak tahun 2012 mulai melakukan pengembangan sektor pariwisata. Lalu tidak tanggung-tanggung tercetuslah event besar yang bertajuk Belitong Beach Festival & Expo 2013," kata Yan, saat mewakili Gubernur Bangka Belitung pada acara perss conference BBF & Expo, di Jakarta beberapa waktu lalu.

Hal senada disampaikan Darmansyah Husein Bupati Belitung. Ia menjelaskan, pantai Belitung unik dengan komposisi alam lengkap yang memiliki dua faktor keindahan yaitu, keindahan pantai dan keindahan alam bawah laut. Persiapan matang yang dilakukan PT SMC menggelar kegiatan BBF & Expo 2013, diharapkan mampu menjadikan Bangka Belitung menjadi tujuan wisata prioritas.

“BBF & Expo menjadi moment tahunan yang ditunggu-tunggu. Saat ini saja, hotel-hotel berbintang di Belitung sudah full book, terutama pada tanggal-tanggal yang bertepatan dengan BBF & Expo 2013,” kata Darmansyah.

Kesuksesan Jember Fashion Carnaval (JFC) dalam beberapa event yang pernah digarap, berhasil membawa nama JFC menjadi carnaval terpopuler peringkat empat dunia. Semua itu membuat PT Sriwijaya Media Convex (SMC) sebagai EO yang menaungi event BBF & Expo 2013, merangkul JFC untuk memeriahkannya dengan festival carnaval.

Untuk menggelar festival carnaval yang berlangsung tanggal 18 hingga 20 Mei 2013 tersebut, JFC telah melakukan persiapan sejak Maret. Denand Fariz, Presdir JFC menunturkan, anak-anak muda kreatif Belitung yang mengisi kegiatan festival carnaval. Selama ini mereka belum memiliki wadah untuk mengapresiasikan bakat di bidang fashion.

“Peserta festival carnaval begitu antusias melakukan persiapan untuk membuat kemeriahan di ajang BBF & Expo 2013. Selain itu JFC telah melakukan training peserta, dengan membimbing mereka mulai dari menggali inspirasi, menciptakan karya, sampai memberi sentuhan make up,” jelasnya.

Lebih jauh ia menjelaskan, tema yang diusung dalam festival carnaval yakni, under sea. Hal ini dikarenakan Belitung mempunya kekuatan di wisata pantai, dan tema ini sengaja diangkat untuk mengenalkan ke dunia internasional. Pemandangan laut Belitung begitu ekstotik serta banyak menyimpan potensi pariwisata untuk diperkenalkan ke dunia luar.

Festival carnaval menjadi kegiatan utama BBF & Expo 2013. Selain itu ada juga beberapa kegiatan pendukung seperti festival kuliner bersama Chef Adrian yang menghadirkan karya-karya masakan bernuansa Indonesia, khususnya masakan Belitung, penampilan grup band lokal dan nasional, tarian, kesenian serta pameran.

“Saat parade mampu menghipnotis pengunjung di lintasan area run a way Pantai Tanjung Pendam. Moment ini memberi peluang kepada pecinta photografi untuk hunting foto,” jelasnya.(nn)

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Nona Dian Pertiwi