Wujudkan Percepatan Vaksin, Komisi IV DPRD Babel Datangi Bangka Selatan

TOBOALI - Ranto Sendhu menyampaikan terima kasih kepada Bupati Bangka Selatan, Riza Herdavid yang sudah meluangkan waktu untuk sharing dengan Komisi IV DPRD Bangka Belitung pada Rabu siang (18/08).

Kunjungan yang dikomandani Sekretaris Komisi IV DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) ini, guna berkoordinasi terkait percepatan vaksin Covid-19 di wilayah Bangka Selatan. Tampak hadir anggota komisi lainnya: Marsidi, Toni Mukti, Johansen Tumanggor, dan Evi Junita.

"Berdasarkan data yang kami peroleh, tingkat  partisipasi masyarakat untuk vaksin belum maksimal. Sekiranya apakah ada kendala di lapangan atau bagaimana. Ini merupakan masalah kita bersama," ujar Ranto.

"Kami berterima kasih kepada kawan-kawan di DPRD Babel atas perhatiannya. Alhamdulillah, tadi pagi juga bersama Pak gubernur dan kapolda, dilaksanakan vaksin massal untuk 500 orang. Untuk percepatan pelaksanaan vaksin terus kami lakukan dan kami selalu harapkan support dari provinsi", ungkap Bupati yang akrab disapa David.

Anggota Komisi IV mewakili Dapil Bangka Selatan, Marsidi mengatakan harus dicari tahu apa yang menjadi hambatan pelaksanaan vaksinasi ini.

"Apakah masyarakat kurang memahami pentingnya vaksin atau ada hal lainnya. Karena ada juga yang menyampaikan ke saya sudah datang ke puskesmas tetapi tidak kebagian," jelas politisi Golkar ini.

Tanggapi hal tersebut, Slamet. W yang mewakili Dinas Kesehatan Bangka Selatan menyampaikan salah satu kendala adalah stok vaksin yang terbatas.

"Kami akui awalnya kesadaran masyarakat akan pentingnya vaksin juga masih kurang sehingga daya serap vaksin memang cukup rendah, tetapi seiring waktu malahan sekarang sangat antusias. Karena itu lah kami terus berupaya maksimal untuk mendapatkan kuota vaksin. Pemkab Basel sudah  mengajukan langsung ke Kemenkes melalui surat bupati. Ini juga sangat terbantu dengan adanya bantuan vaksin dari POLRI dan TNI," terangnya.

Ditambahkan, untuk sasaran di wilayah Bangka Selatan sebanyak 155.000 orang dan untuk vaksin tahap 1 baru terealisasi sejumlah 18.615 orang dan tahap 2 adalah 8.992 orang.

Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Babel, dr.Ira Ajeng yang ikut mendampingi kunjungan ini mengakui memang vaksin yang ada jumlahnya masih sangat kurang. Pihaknya sudah menyampaikan hal ini ke Kemenkes RI. Mengingat kondisi di Babel sekarang cukup banyak yang dinyatakan positif. Berbagai upaya terus dilakukan. Dengan meminta alokasi khusus dari TNI dan Polri menjadi sangat terbantu.

"Kami melalui provinsi juga akan terus berupaya agar kita dapat tambahan vaksin. Karena sangat disayangkan, percuma saja masyarakat sangat peduli dan mau untuk di vaksin tapi stoknya tidak ada. Semoga kita segera mendapatkan, karena data yang ada dari seluruh kabupaten kota setiap hari langsung terpantau oleh Kemenkes," jelas Marsidi.

Sumber: 
Publikasi Setwan Babel 2021
Penulis: 
Utari Marisa (Pranata Humas)
Fotografer: 
Utari Marisa
Editor: 
Lisia Ayu