Gelar Upacara di Bawah Guyuran Hujan, Wagub Abdul Fatah Bilang ASN Hebat

PANGKALPINANG -- Kendati menggelar upacara peringatan hari Kelahiran Pancasila di bawah guyuran hujan, Senin (1/6/2019) namun tak membuat semangat ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka mengendur. Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Abdul Fatah yang semula dinaungi atap podium, langsung turun ikut menikmati guyuran hujan.

Tak hanya itu, sebab langkah Wagub Abdul Fatah tersebut juga diikuti sejumlah pejabat eselon. Tenda kehormatan ditinggalkan kosong, pasalnya Sekda Yan Megawandi beserta sejumlah pejabat lainnya juga rela hujan-hujanan untuk melaksanakan peringatan hari Kelahiran Pancasila kali ini. Sikap sejumlah pemimpin ini mendapat applause dari peserta upacara. 

Dua kata pamungkas disampaikan Wagub Abdul Fatah sebelum membacakan sambutan dari Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia. "ASN Hebat," kata Wagub Abdul Fatah disambut riuh tepuk tangan peserta upacara. Semangat ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka semakin terbakar mendengarnya.

Wagub Abdul Fatah melanjutkan, mulai saat ini yang perlu dilakukan yakni, bagaimana mengamalkan Pancasila secara simultan dan terus menerus. Momen ini untuk membangun kebersamaan dan harapan menyongsong kehidupan berbangsa dan bernegara yang lebih baik. 

Pancasila mengandung visi dan misi negara yang memberikan orientasi, arah perjuangan dan pembangunan bangsa ke depan. Wagub Abdul Fatah menambahkan, ini sebagal energi positif bangsa, Pancasila terus memberikan harapan untuk masa depan, khususnya dalam merealisasikan visi dan misi bangsa Indonesla. 

"Pancasila mampu menyatukan kita semua sebagai satu bangsa dan hidup dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia," kata Wagub Abdul Fatah.

Kondisi geografis memposisikan wilayah Indonesia sebagai negara kepulauan semakin memperkokoh konsep dan keyakinan akan “tanah air Indonesia". Kesatuan gugusan pulau di antara dua Samudra, Pasifik dan Hindia serta di antara dua Benua, Asia dan Australia, meneguhkan sebagai bangsa memiliki ruang hidup tanah-air sebagai satu kesatuan.

Ada relasi dan perpaduan antara darat dan laut yang saling menguatkan dalam konsep wawasan nusantara. Pancasila sebagai dasar negara, ideologl negara dan pandangan hidup bangsa. Ini merupakan anugerah Tuhan Yang Maha Esa. Pancasila sebagal suatu keyakinan dan pendirian yang asasi harus terus diperjuangkan.

"Proses internalisasi sekaligus pengamalan nilai-nilai Pancasila harus dilakukan dan diperjuangkan secara terus menerus. Pancasila harus tertanam dalam hati yang suci dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari," pesan Wagub Abdul Fatah.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Huzari
Editor: 
Padli