Resmi Ditutup, Ini 3 Pasang Calon Paskibraka Lolos Seleksi Tingkat Provinsi Babel

PANGKALPINANG – Seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Pusat dan Provinsi Tahun 2026, Jumat (15/5/2026) resmi di tutup oleh Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Hidayat Arsani, diwakili Kepala Badan Kesbangpol Burhanuddin.

Dari pelaksanaan seleksi sejak 11 Mei 2026 lalu di Balai Nata Praja Kantor BKPSDM Babel itu, didapatkan 3 pasang calon Paskibraka yang lolos seleksi untuk Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, dan akan mengikuti seleksi pemusatan pendidikan dan pelatihan lanjutan sebelum diberangkatkan untuk bertugas pada Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI Tahun 2026.

Adapun nama 3 pasang tersebut, untuk calon Paskibraka Putra terpilih Azam Fakhriansyah asal SMAN 2 Tanjung Pandan, Erviadianto dari SMAN 1 Belinyu, dan M. Furqoen Nul Hakim dari SMAN 1 Manggar.

Sementara untuk calon Paskibraka putri, terpilih Aisyah Saputri dari SMAN 1 Pulau Besar, Ayu Lisa Putri dari SMAN 1 Tanjung Pandan, dan Fira Haniyah dari SMAN 2 Pangkalpinang.

Gubernur dalam sambutannya disampaikan Kepala Badan Kesbangpol Burhanuddin mengatakan, pelaksanaan seleksi calon Paskibraka bukan sekadar proses penjaringan peserta untuk menjalankan tugas pengibaran bendera pada peringatan Hari Kemerdekaan RI.

“Namun lebih dari pada itu, kegiatan ini merupakan bagian dari proses pembentukan karakter generasi muda yang berjiwa nasionalis, disiplin, berintegritas, dan memiliki semangat kepemimpinan,” ujarnya.

Proses seleksi yang telah berlangsung selama 5 hari, mulai dari tanggal 11-15 Mei 2026 dikatakannya, diikuti oleh 55 peserta dan yang lolos sampai tahap akhir yakni 16 pasang dimana 3 pasang diantaranya dikirim ke pusat untuk mengikuti seleksi lebih lanjut.

“Dari 3 pasang ini nanti akan terpilih 1 pasang yang akan mewakili Provinsi Kepulauan Bangka Belitung,” sebutnya.

Sementara, perwakilan BPIP Devi Vijayanti Octavia mengungkapkan, selama proses seleksi penilaian dilakukan secara bertahap dan objektif oleh panitia pusat maupun daerah.

“Materi yang diujikan meliputi tes fisik, psikologi, wawasan kebangsaan, dan penilaian sikap. Kami ingin memastikan yang dikirim adalah yang terbaik secara karakter dan kemampuan,” pungkasnya.

 

Penulis : Imelda
Sumber : Dinas Kominfo
Editor : Ahmad
Fotografer : Jo Fandi
Dibaca : 148 Kali