Babel mengantongi 4 Kerjasama dengan Negara IMT-GT
PANGKALPINANG, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang menjadi tuan rumah pelaksanaan IMT-GT ke 23 Tahun 2017 merupakan Provinsi termuda yang bergabung dalam IMT-GT. Meskipun demikian, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung telah mengantongi banyak kerjasama dengan 3 (Tiga) Negara di IMT-GT diakhir pertemuan Tahun ini.
“Babel Memang pendatang baru di IMT-GT, tetapi dengan Gubernur Babel sekarang, Babel muncul dan Dinamik sekali.” Ungkap Darmin Nasution, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia. Ditambahkan Menko Perekonomian bahkan Babel telah menawarkan diri menjadi Sekretariat IMT-GT Indonesia dan disambut baik olehnya.
Diakui oleh Gubernur Babel, Erzaldi Rosman bahwa Sekretariat IMT-GT untuk Indonesia akan segera dipersiapkan di Babel sesuai persetujuan Menteri Darmin. Dikatakannya bahwa sekretariat ini akan diadakan di Pulau Bangka khususnya Pangkalpinang.
Ada 10 (sepuluh) Provinsi di Indonesia yang tergabung dalam IMT-GT dengan focus kerjasama dalam bidang Pariwisata, Perdagangan dan Investasi, Transportasi dan ICT, Pengembangan Sumber Daya Manusia, Pertanian serta Halal Product and Service. Khusus bagi Bangka Belitung dari 6 (enam) Bidang kerjasama utama ada 4 (empat) bidang yang disepakati dan harus segera ditindaklanjuti, diantaranya Green City, Konektivitas dengan Bangkok dan Malaysia, Pertukaran Mahasiswa dengan Malaysia dan Perkebunan.
Lebih spesifik dijelaskan Gubernur Babel bahwa untuk program Green City ini akan segera dilaksanakan pertemuan di Singapura untuk dipandu menyamakan konsep agar mampu membuat kehidupan masyarakat menjadi lebih baik. “sostenable Green City terhadap lingkungan kita harus dikedepankan.” Ungkap Erzaldi. Ditambahkannya hal ini terlebih bagi kota-kota yang ingin mengedepankan Pariwisata sebagai Kebijakan Daerahnya. Dikatakannya juga sebagai Gubernur, Erzaldi akan mendorong Kota Muntok Kabupaten Bangka Barat menjadi Green City sebab dianggap cocok untuk program Green City, selain itu Muntok adalah Kota Haritage.
Melalui UNINET Charter, beberapa perguruan Tinggi di Babel juga telah melakukan Loi dengan University Kebangsaan Malaysia. Sebagai tindak lanjutnya, Gubernur Babel akan segera Membuat perjanjian pertukaran antara mahasiswa Babel dengan 2 (dua) universitas di Malaysia.
Demikian pula konektivitas dengan Malaysia dan Bangkok, penerbangan langsung ke Bandara Internasional Hanandjoedin Belitung akan segera disiapkan, selain itu paket-paket wisata 3 Negara ini juga akan dijalankan bersama. “November mendatang, tim akan berangkat ke Songklah dan Kuala Lumpur untuk menjalin kerjasama lanjutan ini.” Tegasnya.
Dan program terakhir yang harus disiapkan adalah untuk Perkebunan, akan dijalin kerjasama perkebunan khususnya karet dan kelapa sawit.
“Peluang sangat besar yang ada di IMT-GT ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya.” ungkap Erzaldi mengakhiri wawancaranya usai melangsungkan Konferensi Pers Bersama Menko Perekonomian, Mentri Utama Malaysia dan Mentri Perhubungan Thailand, di Ballroom Novotel Hotel Bangka & Conventions Center Jumat (29/09/2017).