Gubernur: Ciptakan Desa Keluarga Berencana Menuju Muda Mudi Berkarakter
Pangkalpinang - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman menyadari tingginya angka pernikahan pada usia muda merupakan salah satu faktor utama yang dapat mempengaruhi laju pertumbuhan jumlah penduduk di Bangka Belitung. Hal tersebut disampaikan Gubernur ketika menjadi narasumber "Talk Show Pendewasaan Usia Perkawinan", di Kantor Perwakilan BKKBN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Rabu (25/10/2017 ).
"Saat ini pernikahan usia dini di daerah Bangka Belitung menduduki peringkat keempat tertinggi Indonesia, ini merupakan tantangan bagi kita semua untuk dapat mengatasi permasalahan ini," kata Gubernur.
Dijelaskan Gubernur ada beberapa faktor yang mempengaruhi tingginya angka pernikahan di usia dini diantaranya kurangnya pendidikan atau keinginan orangtua menikahkan anaknya di usia muda.
"Ada pemahaman yang perlu diluruskan ketia orangtua merasa bangga dapat menikahkan anaknya pada usia remaja," jelas Gubernur.
Gubernur mengatakan pemerintah daerah terus melakukan upaya untuk mengatasi pernikahan dini agar dapat menekan laju peningkatan tersebut. Langkah-langkah yang diambil adalah melakukan sosialisasi tidak hanya melalui orang tua melainkan langsung kepada generasi muda melalui dunia pendidikan, dan menciptakan generasi berencana untuk dapat menyampaikan informasi secara berkelanjutan.
Kemudian mengajak dan mendorong berbagai pihak yang terlibat seperti BKKBN, PKK, TNI, Kantor Wilayah Agama agar memberikan pengarahan kepada setiap remaja di daerah agar dapat melakukan pernikahan pada usia ideal.
Kemudian kebijakan yang lain adala membentuk Desa Keluarga Berencana untuk menciptakan muda - mudi berkarakter. Tujuannya adalah agar para remaja menjadi pelopor serta dapat saling berbagi ilmu sehingga dapat menanamkan pola pikir yang sama tentang makna suatu pernikahan.
Menjawab pertanyaan peserta terkait kendala yang dihadapi mereka, Gubernur mengatakan tantangan yang dihadapi para penyuluh di lapangan cukup besar namun dengan besarnya tantangan yang dihadapi semakin menambah semangat untuk melakukan kebaikan
"Pemerintah Provinsi terus memacu kinerja tenaga penyuluh untuk terus berbuat kebaikan dengan terjun langsung ke tengah masyarakat. Atas kinerja tersebut pemerintah akan memberikan penghargaan kepada para penyuluh di lapangan," jelas Gubernur.