Pemprov Babel dan LAN Perkuat Pengembangan Kompetensi ASN melalui Continuous Improvement Forum

Pangkalpinang – Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memperkuat sinergi dengan Lembaga Administrasi Negara (LAN) dalam meningkatkan kualitas pengembangan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui pelaksanaan Continuous Improvement Forum Tahun 2026.

Hal tersebut dibahas dalam audiensi bersama LAN yang berlangsung di Ruang Kerja Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Kantor Gubernur, Air Itam, Pangkalpinang, Selasa (22/9/2026).

Audiensi tersebut dihadiri Pj. Sekda Fery Apriyanto, didampingi Kepala BKPSDMD Babel dan Kepala Biro Organisasi Setda Babel. Sementara dari LAN hadir Deputi Bidang Penjaminan Mutu Pengembangan Kapasitas dan Pembelajaran ASN Army Winarty bersama Siti Tunsiah dan Bimo Prakoso.

Kegiatan Continuous Improvement Forum dilaksanakan LAN pada 22–24 September 2026 di BKPSDM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sebagai bagian dari upaya membangun budaya mutu dan perbaikan berkelanjutan dalam penyelenggaraan pengembangan kompetensi ASN.

Pj. Sekda Fery Apriyanto mengatakan pedoman dan standar tetap menjadi acuan dalam pengembangan kompetensi ASN. Namun, implementasinya harus mampu mengikuti dinamika kebutuhan organisasi dan perubahan lingkungan pemerintahan.

“Pedoman tetap menjadi acuan dalam pelaksanaan, namun kita juga harus melihat dinamika dan perubahan yang terjadi di lapangan. Sejak 2022, kondisi dan kebutuhan organisasi terus berkembang. Karena itu, kebijakan dan pengembangan kompetensi harus mampu menyesuaikan dengan perubahan tersebut,” ujar Sekda Fery.

Menurutnya, catatan hasil asesmen LAN harus menjadi momentum untuk memperkuat kualitas kelembagaan, baik dari sisi sarana prasarana maupun sumber daya manusia. Pemprov Babel juga akan mendorong pengembangan Corporate University sebagai pendekatan yang mengintegrasikan pembelajaran ASN dengan kebutuhan organisasi serta visi dan misi pembangunan daerah.

“Catatan dan arahan dari LAN menjadi masukan penting bagi kami untuk melakukan perbaikan, terutama terkait sarana prasarana dan SDM. Kami akan menindaklanjutinya melalui penguatan peran BKPSDM dan penerapan Corporate University, agar pengembangan kompetensi ASN lebih terintegrasi dengan kebutuhan dan visi-misi daerah,” tegasnya.

Fery menambahkan, pengembangan kompetensi tidak selalu harus berorientasi pada pembiayaan besar. Berbagai model pembelajaran yang efektif, efisien, dan sesuai kebutuhan organisasi akan terus dioptimalkan sehingga peningkatan kapasitas ASN dapat dilakukan secara berkelanjutan.

Sementara itu, Deputi LAN Army Winarty menjelaskan, pelaksanaan Continuous Improvement Forum merupakan bagian dari komitmen LAN dalam memastikan lembaga pelatihan memiliki kualitas dan kapasitas yang memadai dalam menyelenggarakan pengembangan kompetensi ASN.

Ia menyampaikan, BKPSDM Pemprov Babel baru saja menjalani proses akreditasi dan masih terdapat sejumlah catatan yang perlu ditindaklanjuti, antara lain terkait sarana prasarana dan SDM.

Pendampingan LAN tersebut diharapkan menghasilkan rencana aksi yang konkret sehingga perbaikan tidak berhenti pada pemenuhan standar, tetapi berlanjut menjadi budaya mutu di lingkungan BKPSDM.

Konsep Corporate University juga menjadi salah satu langkah strategis yang didorong untuk mengintegrasikan seluruh program pembelajaran ASN dengan kebutuhan organisasi dan pencapaian visi-misi daerah.

Melalui forum tersebut, Pemprov Babel bersama LAN berkomitmen mendorong pengembangan kompetensi ASN yang lebih adaptif, terintegrasi, efektif, dan berkelanjutan, sehingga mampu mendukung peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan serta pencapaian target pembangunan daerah.

Penulis : Dona
Sumber : Biro Adpim Setda Prov. Babel
Editor : Lisia Ayu
Fotografer : Diana
Dibaca : 30 Kali