Pemprov Kep Babel Sambut Kunker Komisi XII DPR RI, Selaraskan Target-Target RPJMD dengan Pusat.
PANGKALPINANG – Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyambut kedatangan rombongan Komisi XII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) yang dipimpin oleh Bambang Patijaya dalam rangka Kunjungan Kerja (Kunker) Spesifik tahun 2026. Pemerintah daerah menyelenggarakan prosesi penyambutan VVIP ini secara khidmat di Gedung Terminal VIP Bandara Depati Amir, Air Itam, Pangkalpinang, pada Rabu (8/7/2026).
Setibanya di bandara, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani yang diwakili Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Fery Afriyanto, didampingi jajaran pejabat eselon II di lingkungan Pemprov Kep Babel, menyambut hangat rombongan legislator Senayan tersebut. Sebagai bentuk penghormatan dan pelestarian tradisi lokal, mereka mengalungkan syal cual, kain tenun khas Bumi Serumpun Sebalai, kepada para tamu.
Kepala Dinas ESDM, Plt. Kepala Dinas Pendidikan, Plt. Kepala Biro Pemerintahan, Kepala Biro Umum, serta Plt. Kepala Biro Adpim selaku unsur koordinator pelaksanaan agenda, turut mendampingi Pj. Sekda dalam penjemputan tersebut.
Dalam kesempatan tersebut, Fery Afriyanto menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kunjungan kerja strategis Komisi XII DPR RI ini. Menurutnya, agenda pengawasan dari DPR RI sangat sejalan dengan Visi RPJMD Babel Berdaya 2029, yaitu mewujudkan Kepulauan Bangka Belitung yang berdaya saing, berbudaya, mandiri, dan sejahtera.
"Kami atas nama Pemerintah Provinsi dan masyarakat Kepulauan Bangka Belitung mengucapkan selamat datang kepada pimpinan dan seluruh anggota Komisi XII DPR RI. Kunjungan kerja ini membuka ruang strategis bagi kami untuk menyampaikan aspirasi daerah. Hal ini sangat selaras dengan misi kita untuk memperkuat sistem pemerintahan yang responsif dan meningkatkan daya saing perekonomian secara berkelanjutan," ujar Fery.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa poin-poin pengawasan Komisi XII akan langsung mendukung tujuan penting pembangunan daerah. Poin tersebut mencakup upaya menekan angka kemiskinan, meningkatkan tata kelola pemerintahan yang akuntabel, hingga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang ramah lingkungan.
Berdasarkan agenda, rombongan Komisi XII DPR RI akan melaksanakan serangkaian agenda pengawasan ketat yang terbagi ke dalam tiga fokus utama:
Evaluasi Ketahanan Energi: Rombongan akan meninjau langsung kesiapan pasokan listrik serta memastikan kestabilan jalur distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) dan LPG bersubsidi bersama PT PLN (Persero). Langkah ini sejalan dengan target daerah untuk menurunkan ketimpangan dan meningkatkan pemerataan pendapatan masyarakat melalui kepastian akses energi.
Selain itu, penjajakan investasi energi terbarukan dalam kunjungan ini juga mendukung sasaran Babel menuju penurunan emisi gas rumah kaca (net zero emission).
Pengawasan Tata Kelola Pertambangan: Komisi XII berencana menggelar audiensi dan Focus Group Discussion (FGD) bersama Pemprov Babel guna mengevaluasi regulasi komoditas timah. Sinergi ini memperkuat komitmen pemerintah dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan sekaligus mewujudkan birokrasi yang adaptif, bersih, dan melayani.
Kunjungan Sektoral Pendidikan: Sebagai wujud penguatan kemitraan, rombongan juga akan bertandang ke Universitas Bangka Belitung (UBB) dan Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung (Unmuh Babel). Agenda ini secara langsung mengimplementasikan misi Pemprov Kep Babel dalam meningkatkan daya saing Sumber Daya Manusia (SDM) yang merata, berkualitas, dan berbudaya melalui sektor pendidikan.
Melalui kolaborasi erat antara legislatif pusat dan eksekutif daerah ini, Kunjungan Kerja Komisi XII DPR RI diharapkan mampu melahirkan rekomendasi kebijakan yang solutif demi mengakselerasi tercapainya target-target besar dalam RPJMD Babel Berdaya 2029.