Produk Lokal Beltim Dapat Perhatian Ketua TP PKK Noni Hidayat
BELITUNG TIMUR – Deretan stand Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) PKK dari seluruh kecamatan di Kabupaten Belitung Timur (Beltim) yang didalamnya menampilkan beraneka macam produk local daerah itu, menjadi salah satu perhatian Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Noni Hidayat Arsani, usai menutup rangkaian Roadshow Sunatan Massal TP PKK Provinsi Kepulauan Babel, Senin (29/6/2026).
Noni didampingi jajaran pengurus TP PKK Kabupaten Beltim, berkeliling mengunjungi setiap stand yang menampilkan beragam produk unggulan hasil karya kader PKK. Mulai dari hasil kebun, olahan pangan, olahan buah dan sayuran, hingga minuman kesehatan dipamerkan sebagai wujud kreativitas masyarakat dalam mengembangkan potensi lokal.
Di setiap stan, Noni berdialog langsung dengan para kader mengenai proses pengolahan, pengemasan, hingga peluang pemasaran produk. Menurutnya, UP2K PKK merupakan pameran dan menjadi ruang bagi kader PKK untuk menghadirkan produk bernilai ekonomi yang mampu membantu meningkatkan pendapatan keluarga.
"Saya senang melihat setiap kecamatan memiliki produk unggulannya masing-masing. Potensi seperti ini harus terus didorong agar semakin dikenal masyarakat dan memiliki nilai jual yang lebih tinggi. Kalau bukan kita yang mencintai dan membeli produk lokal, siapa lagi," ujar Noni.
Sejumlah produk khas Beltim pun menarik perhatian Noni. Di antaranya terong asam, buah lokal yang selama ini menjadi pelengkap berbagai masakan khas Belitung karena cita rasa asam alaminya yakni kemilik atau gembili, umbi tradisional yang berpotensi menjadi alternatif pangan lokal, hingga keripik Malaysia yang telah lama dikenal sebagai salah satu camilan khas Beltim.
Tak hanya itu, ia juga membeli minyak kelapa murni (Virgin Coconut Oil/VCO), telur asin, serta berbagai minuman olahan lokal seperti jamu kunyit asam, jus nanas wortel, dan aneka minuman sehat berbahan baku hasil pertanian Belitung Timur.
Menurut Noni, keberagaman produk yang ditampilkan membuktikan bahwa setiap kecamatan memiliki potensi yang dapat terus dikembangkan menjadi produk unggulan daerah. Dengan inovasi, peningkatan kualitas, dan pengemasan yang baik, produk-produk tersebut diyakini mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
"Saya berharap produk-produk unggulan dari setiap kecamatan ini tidak hanya dipasarkan pada kegiatan seperti ini, tetapi juga mampu menembus pasar yang lebih luas. PKK akan terus mendorong inovasi dan pemberdayaan agar produk lokal semakin dikenal dan memberikan manfaat bagi peningkatan ekonomi keluarga," katanya.
Sebelum meninggalkan lokasi, Noni membeli sejumlah produk dari beberapa stan sebagai bentuk dukungan nyata terhadap karya kader PKK dan pelaku UMKM lokal.
Baginya, membeli produk lokal merupakan bentuk apresiasi atas kreativitas masyarakat sekaligus upaya mendorong agar produk-produk unggulan Beltim semakin berkembang dan memiliki daya saing.