Sekjen POBSI : Kita Masih Kekurangan Pemain Snooker dan Carom

Pangkalpinang - Pengurus Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Kep Babel Periode 2017-2021 baru saja dilantik. Sekretaris Jenderal Pengurus POBSI Pusat Ferdinand Risamasu mengatakan bahwa di Indonesia hampir seluruh provinsi di Indonesia sekarang memiliki Pengurus Provinsi (pengprov), hanya ada dua provinsi yang belum memiliki pengprov. Hal tersebut disampaikan oleh Ferdinand kepada para tamu undangan yang hadir di ruang pertemuan Hotel Griya Tirta Pangkalpinang, pada hari sabtu (28/10/2017).

Perlombaan billiard ini diungkapkan oleh Ferdinand memiliki berbagai macam nomor, seperti Pool, English Billiard, Snooker, dan Carom. Namun selama ini yang sudah familiar di Indonesia adalah Pool.

“Yang familiar tersebut (Pool) sangat diminati oleh berbagai provinsi, sehingga pemainnya berlimpah. Sehingga saat ini kita masih kekurangan di nomor Snooker dan Carom,” ujar Ferdinand.

Untuk itu Ia berharap di Bangka Belitung ada pemain Snooker dan Carom untuk mengatasi kekurangan pemain dalam nomor tersebut.

Selanjutnya Ia menyampaikan, menurut pengamatannya dari berbagai Pengprov yang ada di Indonesia ini, semuanya memiliki masalah yang sama yaitu kurangnya support dari Pemda.

Maka dari itu Ia berharap ada support dari Pemda berupa fasilitas dengan meja billiard untuk berlatih. Dimana menurutnya 4 meja pool saja sudah cukup, dan sisa 4 meja nya dapat diganti dengan snooker dan carom.

Selain itu Ia berharap ada tambahan bantuan lain untuk para atlit dapat berlatih. “Saya berharap agar dapat dipersiapkan tempat untuk para atlit berlatih sekaligus sebagai tempat sekretariat,” harap Ferdinand.

Lebih jauh Ia menyampaikan bahwa para atlit ini perlu mendapat pembinaan yang lebih baik agar mereka dapat ter-support dengan baik dalam bidang olahraga yang dapat mengharumkan nama Bangsa Indonesia di mata dunia.

Ia menyampaikan, apabila membandingkan Indonesia dengan negara tetangga, tampaknya perhatian negara terhadap dunia olahraga masih belum signifikan. Hal ini dapat terlihat dari dukungan anggaran negara-negara tetangga yang dikucurkan oleh negaranya untuk pembinaan para atlit sangat memadai. Ia mengatakan hal ini tidak lain sebagai upaya untuk memajukan Indonesia untuk lebih berprestasi dalam bidang olahraga.

Penulis : khalimo
Sumber : Dinas Kominfo
Editor :
Fotografer : Khalimo
Dibaca : 450 Kali